Kamis, 05 Desember 2019 |
Peristiwa

Mau Mudik Lebaran Idul Fitri 2019, Catat Nomor Telepon Darurat Basarnas Jambi

Senin, 27 Mei 2019 10:02:26 wib

JAMBIDAILY PERISTIWA - Kantor Pencarian dan Pertolongan Jambi, Basarnas Jambi (Senin, 27/5/2019). Dalam rangka antisipasi akan musibah pelayaran, penerbangan dan transportasi darat serta objek wisata pada arus mudik lebaran idul fitri tahun 2019, basarnas Jambi mengadakan gelar pasukan yang mana bertujuan memastikan kesiapan personil maupun alut SAR untuk menghadapi mudik lebaran idul fitri tahun 2019 sebagai mana yang sudah di amanatkan UU No 29 Tahun 2014 tentang pencarian dan pertolongan.

Ibnu Harris Alhussain S.Si, selaku Kepala kantor pencarian dan Pertolongan Jambi menjelaskan bahwa 65 personil akan disebar di berbagai kabupaten maupun kota yang ada di provinsi Jambi untuk siaga dibeberapa titik rawan kecelakaan maupun musibah dimana terdapat 4 posko siaga SAR khusus lebaran diantaranya posko siaga SAR khusus  lebaran Kota Jambi, Bungo, Kuala Tungkan dan Kerinci. Yang mana pos-pos tersebut akan memantau dan memastikan keselamatan serta kelancaran arus mudik lebaran.

Untuk di Jambi sendiri dilakukan pemantauan di jalur jalur lintas antar kabupaten serta bandara Sultan Thaha, Bungo lebih difokuskan pada jalan-jalan lintas yang rawan akan kecelakaan ataupun musibah serta pemantauan bandara Bungo, Kuala Tungkal difokuskan pada jalur laut yang mana menjadi jalur utama mudik antar desa , sedang posko siaga SAR khusus lebaran Kerinci lebih difokuskan pada objek wisata dan pemantauan bandara Depati Parbo.

Kantor pencarian dan pertolongan Jambi akan menjadi posko induk SAR siaga khusus lebaran tahun 2019 yang akan langsung memantau keseluruhan kelancaran arus mudik lebaran di provinsi Jambi.

Ibnu dalam hal ini juga melakukan pelepasan personil untuk menuju ke posko masing-masing yang telah diperintahkan, dengan pelepasan ini menandakan siaga SAR lebaran telah di mulai, terhitung sejak tanggal 27 Mei (+9) sampai dengan 14 Juni (-8).

“Diharapkan kepada seluruh masyarakat yang akan melaksanakn mudik lebaran tetap  memastikan dan memperhatikan keselamatan, baik untuk dirisendiri, keluarga maupun orang lain adapun apabila terjadi suatu hal yang membutuhkan pelayanan SAR (pencarian dan pertolongan) agar dapat menghubungi pos siaga SAR Khusus terdekat ataupun dapat langsung menghubung call center 115 atau emergency call 0741-571111,” Ungkapnya.

Sementara itu Marsekal Madya Tni Bagus Puruhito SE MM, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) sampaikan pesan kepada masyarakat Indonesia yang dibacakan  pada Apel Khusus Dalam Rangka Siaga SAR Angkutan Lebaran Tahun 2019/1440 H, di Jambi.

Pelaksanaan siaga SAR khusus arus mudik lebaran tahun 2019/1440 H akan dimulai dari tanggal 28 Mei s.d 13 Juni 2019, dimana hari “H” lebaran diperkirakan jatuh pada tanggal 5 dan 6 Juni 2019.

Dalam rangka kesiapsiagaan badan nasional pencarian dan pertolongan untuk mendukung pelaksanaan arus mudik lebaran tahun 2019, badan nasional pencarian dan pertolongan melaksanakan siaga SAR khusus arus mudik lebaran dengan tujuan terwujudnya pelayanan SAR yang cepat, tepat, aman dan handal untuk mendukung serta membantu unsur-unsur terkait (Polri, Perhubungan dan Pemda) dalam rangka pemantauan jalur mudik angkutan lebaran secara aman, nyaman dan terkendali.

“Kesiapsiagaan SAR dalam rangka angkutan lebaran adalah agenda yang kita laksanakan setiap tahun, akan tetapi jangan dijadikan kegiatan yang monoton atau rutinitas, harus ada peningkatan dari tahun ke tahun baik kesiapan personil, peralatan, ketrampilan dan kesigapan kita serta sistem percepatan respon jika terjadi kecelakaan. Pada kegiatan kesiapsiagaan SAR angkutan lebaran, kita akan tetap fokus pada penanganan kecelakaan sesuai dengan apa yang menjadi tupoksi dari basarnas. Kita juga janganlah lengah bahwa tupoksi basarnas tidak hanya terbatas pada siaga angkutan lebaran tapi juga masih banyak potensi kecelakaan diluar hal tersebut yang membutuhkan penanganan kita bilamana terjadi,” Pesan Kepala Basarnas.

Lalu Kepala Basarnas, mengingatkan harus ekstra waspada karena pada saat ini perhatian akan antisipasi kecelakaan dan bencana menjadi lebih komplek, membutuhkan perhatian yang lebih. Pada momen siaga angkutan lebaran ini pula perhatian masyarakat lebih besar terhadap kinerja Basarnas. Ada beberapa hal yang ditekankan untuk diperhatikan oleh para petugas siaga angkutan lebaran tahun 2019 ini yaitu agar menjaga sikap yang sopan dan santun, baik dalam berkoordinasi dengan instansi terkait maupun apabila melaksanakan misi penyelamatan di lapangan. 

“Ikuti prosedur yang ada, tunjukan bahwa kita bekerja secara profesional, disiplin tinggi dan jangan lupa bahwa keselamatan juga merupakan faktor yang penting. hal lain yang juga perlu untuk diperhatikan adalah mengenai alut kita. Kendaraan maupun peralatan-peralatan rescue kita akan menjadi salah satu faktor yang akan menunjang performance kinerja kita, sehingga perlu diperhatikan kebersihan dan perawatannya agar setiap saat digunakan selalu siap dan berfungsi dengan baik,” Tegasnya.

“Sekali lagi saya sampaikan pesan kepada para petugas siaga angkutan lebaran tahun 2019/1440 H, agar tetap semangat, jaga kesehatan, ingatlah bahwa tugas ini adalah tugas kemanusiaan yang mulia, sehingga yakinlah bahwa allah tuhan yme akan mencatatnya sebagai nilai ibadah dan selalu memberikan kebahagiaan bagi kita dan keluarga yang mungkin belum bisa bertemu karena sedang mengemban tugas ini, dan Allah SWT, tuhan yang maha pengasih akan selalu memberikan perlindungan dan pertolongannya bagi kita dalam pelaksanaan tugas mulia yang kita emban,” Pungkasnya.

 

(Hendry Noesae)

KOMENTAR DISQUS :

Top