Rabu, 20 Juni 2018 |
Peristiwa

Memprihatinkan, Enam Pelajar di Merangin Ditangkap Polisi

Minggu, 31 Juli 2016 20:40:34 wib
Ilustrasi (google.co.id)

JAMBIDAILY PERISTIWA-Memprihatinkan dan mencederai dunia pendidikan, itulah ulah enam pelajar di Kabupaten Merangin yang ditangkap Polisi karena melakukan perampokan.

Tak heran, saat mendengar kabar ada enam pelajar yang ditangkap Polisi karena merampok di jalan, Wakil Bupati Merangin H A Khafid Moein langsung menemui para pelajar tersebut di tahanan Mapolres Merangin.

‘’Kok kalian para pelajar berani-beraninya merampok. Bukan menakut-nakuti, perbuatan ini hukumannya berat. Mengapa kalian merusak masa depan kalian sendiri, dengan melakukan perbuatan seperti ini,’’ujar Wabup prihatin, Jumat, saat bertemu para pelajar yang diamankan petugas tersebut, Jumat, bersama Sekretaris Dinas Pendidikan M Zubir, Asisten II Setda Merangin Fajarman, Camat dan kepala desa dimana pelajar itu berdomisili.

Pelajar itu generasi muda harapan bangsa yang tugasnya belajar dan belajar guna mengejar cita-cita yang diinginkan. ‘’Memprihatinkan.  Saya akan buat peraturan bagi pelajar, keluar malam hanya boleh sampai pukul 22.00 Wib,’’tegas Wabup.

Jika masih ada pelajar yang keluyuran tengah malam akan di tangkap Satpol PP atau Polisi. Selanjutnya akan diproses guna mendapat pembinaan.

Terkait kasus tersebut, wabup langsung memanggil orang tua keenam anak yang usianya antara 15 sampai 16 tahun tersebut.

"Tolong kerjasamanya, awasi anak-anak kita jangan sampai melakukan hal-hal yang tidak diinginkan seperti ini.  Anak-anak sekarang jelas wabup, tidak bisa dilepas begitu saja, semua harus diawasi. Begitu juga dengan pengaruh teknologi saat ini, anak-anak harus mendapat perhatian yang ekstra dari para orang tua,"tandas Wabup.

Sebagaimana diketahui, keenam anak itu, AN (15), RD (17), NW (16), Al (17), BP (17) dan FA (15). Mereka melakukan begal terhadap seorang pengendara sepeda motor di Jalan Lintas Sumatera Desa Mampun Kecamatan Tabir.

Sekitar pukul 01.05 Wib dini hari pada Kamis 07 Juli 2016, sepeda motor korban jenis Honda Vario dan satu unit handphone berhasil dirampas, setelah sebelumnya terjadi pemaksaan dan pengeroyokan.(*)

Penulis   : Teguh
Editor    :  Hery FR

KOMENTAR DISQUS :

Top