Jumat, 24 Mei 2019 |
Politik

Menanti Ketegasan Bawaslu Tanjabtim Tindak Oknum Caleg Nakal

Sabtu, 27 April 2019 01:28:48 wib
ilustrasi

JAMBIDAILY TANJABTIM - Pasca pesta demokrasi dilaksanakan di Kabupaten Tanjung Jabung (Tanjabtim), dunia maya ramai memperbincangkan maraknya dugaan pelanggaran pemilu terkait politik uang. Disini masyarakat mempertanyakan peran Bawaslu Kabupaten Tanjabtim dalam melakukan pencegahan maupun mengambil langkah tindakan tegas kepada oknum caleg yang nakal. Seperti diketahui, Bawaslu mempunyai peran yang sangat penting dalam mengawal pemilu yang berintegritas dan bermartabat baik itu pencegahan, maupun menindak pelanggaran praktik-praktik politik uang, kampanye hitam, dan pemilu yang tidak sesuai aturan. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017, Bawaslu memiliki kewenangan besar tidak hanya sebagai pengawas namun, sekaligus sebagai eksekutor hakim pemutus perkara.

Bawaslu Kabupaten Tanjabtim sejauh ini, telah menangani beberapa perkara dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan oknum-oknum Caleg namun, sayangnya belum ada satupun caleg yang diberi sanksi tegas. Sehingga, memunculkan spekulasi dimasyarakat bahwa Bawaslu Tanjabtim terkesan tidak serius dalam melakukan pencegahan maupun penindakan.

Masyarakat sangat prihatin dengan budaya-budaya politik uang pada pelaksanaan pesta demokrasi pemilu yang merusak generasi. Bahkan ada yang beranggapan, sebelum pesta demokrasi berlangsung ada oknum caleg sudah berani menawarkan harga. Seyogyanya ini sudah menjadi perhatian serius bagi Bawaslu, mungkinkah Bawaslu mampu menghilangkan budaya politik uang di Negeri Sepucuk Nipah Serumpun Nibung ini.?

Untuk diketahui, ada beberapa informasi dugaan pelanggaran pemilu yang diterima pihak Bawaslu Tanjabtim dan sedang ditangani diantaranya, dugaan pelanggaran pemilu terkait scrap jalan di Kecamatan Dendang, dugaan money politik di Kecamatan Kuala Jambi dan dugaan money politik di Kecamatan Nipah Panjang. Salah satu diantaranya kasus scrap jalan, Bawaslu sudah masuk tahap klarifikasi dengan memintai keterangan kepada pihak-pihak terkait.

 

Penulis: Hendri Rosta/Editor: Hendry Noesae

KOMENTAR DISQUS :

Top