Minggu, 15 September 2019 |
Nasional

Mensos Usulkan Rumah Anak untuk Pengungsi Rohingya

Senin, 01 Juni 2015 00:05:16 wib
Anak-anak pengungsi Rohingya di Kuala Langsa, Aceh. (REUTERS)

JAMBIDAILY NASIONAL-Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa, masih memikirkan nasib anak yatim piatu dan sebatang kara para pengungsi Rohingya dan Bangladesh, yang saat ini ditampung di Aceh.

Saat ini, Kemensos sedang melakukan upaya identifikasi terhadap anak yatim piatu yang terpisah dari keluarganya. Sebab, mereka yang kini bercampur di pengungsian sangat membutuhkan pola asuh yang lebih kondusif.

"Ketika saya ketemu (anak-anak) ini, saya selalu tanya orangtuanya mana, mereka bilang meninggal. Selalu saya tanya kakek neneknya di mana, om tante di mana, mereka pada posisi sebatang kara. Artinya, mereka membutuhkan recovery social dan pola asuh yang lebih kondusif," ujar Khofifah.

Khofifah menjelaskan, terkait pola asuh yang lebih kondusif untuk anak-anak di pengungsian, pihaknya sudah merancang beberapa solusi. Bahkan, sudah banyak pesantren yang telah memberikan penawaran kepada Kemensos untuk mengasuh mereka.

Bahkan, Kemensos sendiri sudah menyatakan siap mengurus sendiri anak-anak pengungsian itu, di lembaga yang dikelolanya.

"Kemensos kan punya rumah perlindungan sosial anak (RPSA). Memang ini tempat pengasuhan dan save house bagi anak-anak," kata Khofifah.

Pasca identifikasi anak-anak ini selesai, lanjut Khafifah, pihaknya akan segera menyampaikan berbagai usulan itu pada Rapat Koordinasi (rakor) Menkopolhumkam dan rakor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan kebudayaan (PMK).

"Nanti posisi keputusan pemerintah seperti apa, intinya kita akan sampaikan," kata Khofifah.

Langkah pemerintah selanjutnya adalah terkait 'reunifikasi' terhadap para pengungsi asal dua negara tersebut. Berdasarkan pendataan, ada cukup banyak satu keluarga yang terpisah pengungsiannya di beberapa negara.

"Banyak ibu-ibu dari anak-anak ini yang kapalnya mendarat di Aceh, tapi suaminya ikut perahu yang akhirnya mendarat di Malaysia, " ujar Khofifah.(Viva.co.id)

KOMENTAR DISQUS :

Top