Sabtu, 26 Mei 2018 |
Wisata & Budaya

Minirama: Pertempuran Di Pelepat

Selasa, 10 April 2018 09:15:20 wib

POJOK MUSEUM - Pasukan Sayang Terbuang dari Batalyon Cindur Mato melakukan gangguan dengan melakukan serangan terhadap pos penjagaan Belanda di Pematang Gadung, Ulu Mersam. Mereka kemudian membuat pos-pos di pinggir Sungai Batanghari. Tidak lama kemudian terjadi pertempuran di Sengkati Kecil, di tepi Sungai Batanghari. 

Dalam pertempuran tersebut pasukan Belanda terperangkap di tepi Sungai Kasim di dekat jembatan yang mana Pasukan Sayang Terbuang dengan leluasa menyerang Belanda. Dalam pertempuran tersebut berjatuhan korban di pihak Belanda sebanyak 7 orang, sementara dari Pasukan Sayang Terbuang gugur Prajurit Yahya.

Selanjutnya Pasukan Sayang Terbuang melakukan penyerangan secara gerilya setiap kali patroli di dusun-dusun sepanjang Sungai Batanghari sampai ke Sungai Rengas. 

Pasukan Cindur Mato di daerah Batanghari, Muarotembesi, dan Muarotebo mendapat dukungan penuh dari masyarakat, baik berupa makanan, tenaga, maupun hal-hal yang dapat membantu kelancaran perjuangan.


Sumber: Museum Perjuangan Rakyat Jambi

LAINNYA

KOMENTAR DISQUS :

Top