Selasa, 19 Februari 2019 |
Nasional

Minta Seriusi Kasus, Aktivis Jambi Unjuk Rasa di KPK, Ini Tuntutanya

Minggu, 06 Desember 2015 22:46:21 wib

JAMBIDAILY MUARATEBO- Terdakwa JP mantan Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Tebo telah beberapa kali di sidangkan oleh hakim Tipikor di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi.

Hal itu karena tersangkut kasus korupsi paket 10 dan 11 senilai 63 Milyar dan hasil audit Tim BPKP negara telah dirugikan lebih dari 33 Milyar, namun masyarakat Tebo atau Publik bertanya-tanya apakah hanya sebatas JP saja yang di adili, sementara tersangka lain belum juga di tahan atau di jebloskan kepenjara.

Hal tersebut diungkapkan oleh aktifis Jambi Febry Timoer yang mengatas namakan Gerakan Keadilan Masyarakat Jambi (GKMJ) pada Minggu (06/12) kemarin via telpon, kepada Jambidaily.com dirinya mengaku saat ini sedang berada di Jakarta untuk mendesak kembali Kejagung-RI atas penyidikannya selama ini dianggap tidak serius, Kejagung cuma berani menjarakan koruptor sekelas Kabid 'tegasnya.

'Ya, kita bakal desak lagi Kejagung biar serius 'katanya lagi.

Sumber yang di dapat oleh GKMJ dikatakan Febry pasca dipanggil kembali Kadis PU Tebo Arif Makruf Dachlan baru-baru ini oleh Kejagung bahwa sepertinya bakal ada tersangka baru dan diyakininya bakal langsung ditahan oleh pihak Kejagung 'sebutnya kepada media ini.

GKMJ 'lanjut Febry (hari ini-red) Senin (07/12) melakukan aksi didepan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama tiga hari selain memperingati Hari Anti Korupsi Ia akan berorasi menyangkut dugaan gratifikasi yang melibatkan Bupati Tebo Sukandar dan Ketua DPRD Tebo Agus Rubiyanto, meminta agar KPK ambil alih karena laporan disertai alat bukti adanya dugaan gratifikasi tersebut hingga saat ini tidak ditindak lanjuti oleh Kejagung 'jelasnya.

Surat untuk melakukan aksi GKMJ di KPK diterima langsung oleh bidang Intelkam Polda Metro Jaya Juventus,SH 'pungkas Febry Timoer.(jambidaily.com/ARD)

KOMENTAR DISQUS :

Top