Selasa, 25 Juni 2019 |
Hukum

Mubazir, Bangunan Air Baku BWSS VI di Tanjabtim Dipertanyakan Masyarakat

Kamis, 28 Maret 2019 20:15:29 wib
Bangunan Air Baku yang Dibangun BWSS VI di Kelurahan Teluk Dawan Kecamatan Sabak Barat Tanjabtim

JAMBIDAILY TANJABTIM - Proyek pembangunan pengambilan air tanah untuk air baku di Kelurahan Teluk Dawan, Kecamatan Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) milik Balai Wilayah Sungai Sumatra VI tahun anggaran 2018 lalu, mendapat sorotan dari masyarakat.

Selain tidak dimanfaatkan, warga juga menagih komitmen pihak rekanan untuk memperbaiki jalan yang telah hancur akibat angkutan material bangunan tersebut.

Bangunan yang menghabiskan anggaran negara sebesar Rp 800 juta lebih itu dinilai mubazir dan dikerjakan asal-asalan. Pasalnya, bangunan yang sejatinya bermanfaat untuk masyarakat sekitar, justru kini tidak dimanfaatkan dan mengisahkan sejumlah permasalahan.

Seperti yang disampaikan Usman, salah satu Tokoh Masyarakat Teluk Dawan mengakui, jika memang sejak awal dirinya telah menyoroti pembagunan proyek Balai Wilayah Sungai Sumatra VI ini.

Menurut mereka, salah satu persoalan bangunan air baku tidak digunakan oleh warga karena tidak adanya pembuangan air dipinggir bangunan tersebut sehingga, menimbulkan banjir genangan air di pekarangan rumah warga.

"Saya menyayangkan bangunan ini tidak bermanfaat dan justru menimbulkan persoalan. Salah satunya pembuangan air yang mengalir keperkarangan warga sekitar, makanya bangunan air baku ini tidak kami gunakan," katanya Kamis (28/3/2019).

Hal senada juga diungkapkan Ketua RT setempat, Ridwan. Dia sangat kecewa atas proyek sumur bor Balai ini. Hingga kini pihaknya pun belum melakukan serah terima dengan BWSS VI.

"Itu benar. Selain itu, janji pihak rekanan untuk memperbaiki jalan yang hancur akibat angkutan material belum ada dilakukan rekanan," ungkapnya.

Ridwan berharap, bangunan yang menghabiskan anggaran yang cukup besar itu, bisa bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

"Untuk apa dibangun dengan dana besar, tapi setelah jadi, tidak bisa digunakan," ungkapnya.

 

Penulis: Hendri Rosta / Editor: Hendry Noesae

KOMENTAR DISQUS :

Top