Selasa, 15 Oktober 2019 |
Kesehatan & Olahraga

Mudik Bawa Mobil, Harus Tahu Penyebab Ngantuk Saat Nyetir

Senin, 03 Juni 2019 08:07:10 wib
Ilustrasi mengemudi. (Foto: Luthfi Anshori/detikOto)

JAMBIDAILY RAMADHAN, Kesehatan - Hanya tinggal menghitung hari, Hari Raya Idul Fitri pun segera hadir. Budaya mudik pun akan meramaikan lebaran. Berbagai moda transportasi akan digunakan masyarakat, mulai dari mobil hingga pesawat.

Yang perlu diperhatikan adalah saat mudik menggunakan kendaraan pribadi. Mengendarai mobil pastinya butuh fokus tingkat tinggi, tapi tidak jarang kantuk menghampiri.

Sebenarnya, mengantuk saat berkendara bukan karena kurang tidur. Suatu penelitian mengungkapkan bahwa mengantuk saat naik mobil karena adanya getaran.

Dikutip dari Daily Mail, penelitian yang dilakukan di RMIT University, Melbourne ini menemukan bahwa getaran bisa membuat seseorang mengantuk hanya dalam waktu 15 menit. Bahkan ketika orang tersebut sudah cukup tidur dan istirahat.

"Dalam waktu 15 menit, Anda akan mengantuk. Dan jika berlanjut hingga setengah jam saja, kemampuan konsentrasi dan kewaspadaan seseorang akan sangat berkurang," ujar salah satu peneliti Profesor Stephen Robinson.

Pada penelitian ini melibatkan 15 pastisipan dengan menganalisa respon dalam menggunakan virtual simulator. Mereka diminta mengendarai mobil di jalur dua arah selama satu jam.

Simulator tersebut memberikan stimulus getaran dengan frekuensi yang berbeda-beda. Bukan hanya itu, patisipan juga diukur tingkat kantuknya melalui denyut jantung.

Hasilnya menemukan bahwa getaran lembut membuat tubuh berangsur-angsur rileks. Artinya, saat mengemudi dalam keadaan lelah, getaran mobil bisa membuat orang terlelap yang bisa berujung pada kecelakaan.

Prof Robinson pun menyarankan agar penelitian ini bisa jadi masukan bagi industri mobil. Sehingga mereka memperhitungkan getaran yang dihasilkan mobil guna menghindari kantuk saat berkendara.

"Untuk meningkatkan keselamatan saat berkendara, kami berharap akan ada desain kursi mobil yang memiliki fitur untuk mencegah ngantuk dengan menghilangkan getaran," tutupnya.

 

(wdw/up)/detik.com

KOMENTAR DISQUS :

Top