Kamis, 24 Mei 2018 |
Ekonomi

Muscab VII DPC Hiswana Migas Jambi Berlansung 'Tertutup'?

Senin, 11 September 2017 17:18:59 wib
Saat Muscab berlangsung (Baju Putih)Abdul Fattah (tengah) Nukman dan Eko/Photo: jambidaily.com/Hendry Noesae

JAMBIDAILY MIGAS, Ekonomi - Musyawarah Cabang (Muscab) VII Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hiswana Migas Jambi untuk pemilihan Pengurus periode 2017 s.d 2021 yang digelar Hari ini (Senin,11/09) berlangsung "Tertutup" diperkuat dengan tidak tampaknya perwakilan dari Pemerintah Daerah bahkan Pertamina.

“Bukan tertutup namun kami sudah terlambat kami harus mengejar waktu dari DPD Sumbagsel ini harus dilakukan segera dan selesai cepat itu juga arahan dari DPP pusat, karena kita sudah terlambat seharusnya tahun 2016 sudah dilaksanakan Muscab karena agenda rutin 4 tahun sekali, yang terpilih sekarang tetap sesuai waktu kepengurusannya selesai di tahun 2021 terhitung dari tahun 2016,” Kata Nukman Syarkowi, Ketua Sterring Comitte di sela-sela Muscab ketika jeda makan siang.

Ia menegaskan, secara aturan tidak menyalahi dengan tidak mengundang stakeholder holder seperti Pertamina, Disperindag dan biro ekonomi.

“baru kali ini terkesan tertutup, untuk tahun-tahun sebelumnya kami menghadirkan dari Pemda, Pertamina termasuk mengundang Media Massa saat Muscab. Tetapi tidak menyalahi aturan untuk melaksanakan Muscab ini boleh tertutup,” Tambah Nukman.

Disamping itu, Nukman juga menjelaskan Muscab terlambat tidak hanya di Jambi tetapi juga di Bengkulu dan Linggau-Sumatera Selatan. Muscab yang mengambil tempat di Gedung Hiswana Migas,  Jalan Fatmawati Jambi Timur, Kawasan Taman Tanggo Rajo tersebut dihadiri sekitar 80 orang anggota dari 126 Anggota dengan latar belakang pengusaha-pengusaha SPBU, SPBE, SPBB dan Agen Elpiji di Jambi.

“kami peserta ada 126 dan yang datang ada sekitar 80 sekian, itu sudah memenuhi syarat 50+1,” Ungkap Nukman, saat menjawab pertanyaan awak media.

Tetapi sayangnya Pemilihan ketua tidak berlangsung dengan pemungutan atau Voting suara, Ketua terpilih; Rahman secara Aklamasi termasuk Sekretaris; Eko dan Bendahara; Idrus, sementara pengisi tempat untuk bagian Bidang di kepengurusaan dibentuk Team yaitu 5 orang Formatur terdiri dari  Abdul Fattah (mantan ketua), Abdul Mutholib, KZ Doddy (mantan ketua DPC), Indah Usman Ermulan dan Ketua Terpilih Rahman.

“ketua terpilih secara Aklamasi, jika tidak bisa kita lakukan dengan Voting suara, tetapi tadi kan setuju kita pilih secara Aklamasi, ketua terpilih Bang Rahman, semua setuju,” Tegas Nukman.

Ada beberapa peserta sempat mempertanyakan karena tidak diberikan kesempatan dan adanya keinginan untuk penentuan ketua secara pemungutan suara, tetapi saat berjalan pemilihan Pimpinan Sidang terkesan memaksakan agar Rahman menjadi ketua yang sebelumnya Wakil dari Abdul Fattah sebagai Ketua.

“ini muscab ada kesan dipaksakan, atau sepertinya udah di setting sehingga ketua ditunjuk dan Aklamasi langsung belum sempat kita bertanya, tidak diberi ruang untuk Voting,” Ungkap Salah satu Peserta, yang hanya tersenyum ketika ditanya namanya.

Sayangnya Rahman tidak ingin meladeni lebih jauh pertanyaan Awak Media. "Hape samo casing be yang ganti, mesinnyo samo," Ujar Rahman bercanda dengan Awak Media.

 

Sidang sendiri dipimpin oleh Abdul Fattah mantan Ketua DPC Hiswana sebelumnya yang notabene mantan Bupati Batanghari, lalu tampak di dalam muscab mantan Bupati Bungo, Abdul Mutholib. Sementara itu Abdul Fattah kompak dengan ketua terpilih enggan menerangkan kepada awak media terkait muscab.

“bukan saya, Pak Nukman saja,” Katanya singkat.

Kemudian untuk laporan pertanggung jawaban pengurus terdahulu akan dilakukan berikutnya termasuk program, tetapi Nukman tegaskan hal itu tertutup. “untuk itu tentu tertutup, interen organisasi, kalau hari ini tidak kok," Pungkas Nukman.


(Hendry Noesae)

KOMENTAR DISQUS :

Top