Jumat, 24 November 2017 |
Kesehatan & Olahraga

Nasib TKS Puskesmas di Batanghari, Dewan-Dinkes Beda Pandangan

Minggu, 16 Oktober 2016 09:32:29 wib
Sejumlah TKS Puskesman adukan nasibnya ke DPRD Batanghari

JAMBIDAILY KESEHATAN-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batanghari, meminta Dinas Kesehatan Batanghari segera menyerahkan data jumlah Tenaga Kerja Sukarela (TKS), yang tersebar di seluruh Puskesmas dalam wilayah Batanghari.

“Kita minta Dinkes Batanghari segera menyerahkan data jumlah TKS, sehingga permasalahan yang disampaikan sejumlah TKS kesehatan belum lama ini kepada Ketua DPRD Batanghari dapat segera dicari solusinya,” ungkap Mashuri.

Baca Juga : Upss...Sejumlah TKS Medis Datangi DPRD

Menurut anggota Fraksi Nasional Hati Nurani ini, pihaknya telah lama meminta data jumlah TKS kepada Dinas Kesehatan Batanghari. Namun sampai saat ini pihak Dinkes belum menyerahkan permintaan Dewan.

Kepada para TKS Kesehatan, Mashuri meminta untuk dapat menahan diri atau bersabar. Jika keuangan Pemkab Batanghari telah membaik, sambung Mashuri, tidak menutup kemungkinan permintaan mereka untuk diangkat menjadi honor daerah bisa terwujud.

“Saya harap mereka bisa bersabar, semoga saja honor daerah bisa terwujud apabila keuangan daerah telah membaik,” tutur politisi Hanura ini.

Berbeda, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari, H. Ayub Khan, M.Kes, secara tegas menyampaikan, Tenaga Kerja Sukarela (TKS) tidak akan bisa diangkat menjadi tenaga honor daerah.

“Tenaga kesehatan yang berstatus TKS tidak bisa diangkat menjadi honor daerah,” kata Ayub Khan, saat berada di Mapolres Batanghari belum lama ini.

Jika sejumlah TKS masih tetap ngotot ingin dijadikan honor daerah, Ayub menyarankan agar TKS kesehatan berhenti saja dari perkejaan. Karena tidak ada paksaan bagi mereka untuk bekerja atau berhenti dari pekerjaan.

“ Kalau tidak kuat silahkan mundur,” tegas Ayub.

Ayub sangat menyayangkan aksi sejumlah TKS yang mendatangi gedung DPRD Batanghari beberapa waktu lalu. Apalagi kehadiran mereka untuk menuntut status sebagai honor daerah. Pasalnya, para TKS telah membuat surat pernyataan yang berisi tidak menerima gaji.

“Mereka telah membuat surat pernyataan tidak menerima gaji dan bersedia ditempatkan dimana saja,”terang Ayub.

Dinkes Batanghari, sambung Ayub, tidak akan pernah mengakomodir permintaan sejumlah TKS untuk menjadi honor daerah.

“Jika dijadikan honor daerah, tentu membutuhkan biaya besar untuk membayar gaji, sementara keuangan daerah saat ini sedang mengalami defisit,”pungkasnya. (*)

Penulis   : Syahreddy
Editor    :  Hery FR

KOMENTAR DISQUS :

Top