Kamis, 24 Mei 2018 |
Ekonomi

Nelayan Tanjabtim Masih Bergantung dengan Tokeh Penampung Ikan

Jumat, 04 Mei 2018 14:58:06 wib
ilustrasi/merdeka.com

JAMBIDAILY MUARASABAK - Perekonomian nelayan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) saat ini masih terbilang masih rendah. Hal itu disebabkan, karena selama ini nelayan di Tanjabtim masih bergantung kepada tokeh penampung ikan. Sehingga perkembangan perekonomian nelayan sulit untuk meningkat. 

"harga ikan sudah ditekan oleh tokeh penampung, sehingga hasil tangkapan tidak sebanding dengan uang yang didapat," kata Kepala Dinas Perikanan Tanjabtim, Ibnu Hayat, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (3/5/2018). 

Sebab, lanjutnya, dari pengamatannya semenjak dia menjabat Kepala Dinas Perikanan Tanjabtim, yang terjadi di lapangan, yakni sebelum nelayan melaut, si tokeh memberikan modal kepada nelayan. Setelah pulang dari laut, ikan hasil tangkapan nelayan diambil, dan hasilnya langsung dipotong. 

"Modal yang diberikan ke nelayan dengan perhitungan sesuai kesepakatan awal. Ikan yang didapat diambil tokeh dan uangnya langsung dipotong. Jadi pendapatan nelayan tersebut sudah ditakar oleh tokeh itu sendiri. Dengan begitu, pendapatan nelayan hanya segitu-gitu saja, tidak mengalami peningkatan," terangnya. 

Kenapa itu terjadi,? karena tidak adanya penampung ikan yang lain. Sehingga mau tidak mau nelayan harus menjual hasil tangkapan lautnya kepada tokeh tersebut. Untuk mengatasi itu, Pemerintah Kabupaten Tanjabtim melalui Dinas Perikanan, berencana akan membentuk koperasi penampungan ikan. 

"Koperasi itu nantinya untuk menampung semua hasil tangkapan ikan nelayan dengan harga tertinggi dari harga yang diambil oleh tokeh penampungan ikan biasanya," jelasnya. 

Sedangkan pemerintah mensupport koperasi dengan memberikan modal untuk menampung semua hasil tangkapan nelayan. 

"Rencana ini sudah disampaikan ke Pak Bupati, dan dia menyetujuinya. Pak Bupati pun meminta agar rencana ini bisa segera mungkin untuk dibentuk pengurusnya," urainya. 

Dengan dibentuknya koperasi penampungan ikan itu nantinya, diharapkan perekonomian nelayan di Tanjabtim bisa meningkat. 

"Selain itu juga, nelayan pun tidak susah-susah lagi memikirkan dimana mau menjual ikannya, karena sudah ada koperasi penampung ikan," tukasnya.()

 

Penulis: Hendri R
Editor: Hendry Noesae

KOMENTAR DISQUS :

Top