Senin, 24 September 2018 |
Suaro Wargo

Nur Aini: Jejak Peninggalan Sriwijaya yang Melegenda Dikota Jambi Salah Satunya Ialah Candi Muaro Jambi

Jumat, 18 Mei 2018 20:06:50 wib
Candi Muaro Jambi/https://www.google.com/imgres

JAMBIDAILY SUARO WARGO - Candi Muaro Jambi merupakan salah satu tempat peninggalan purbakala terluas di Indonesia, yang terdapat dikawasan desa Muarojambi, kecamatan Muarosebo, ulu kabupaten Muarojambi, yang diperkirakan telah berdiri sejak abad 11 masehi. Pengunjung melihat Candi Tinggi di Kompleks Situs Candi Muarojambi, Kompleks situs ini luasnya sekitar 17,5 kilometer persegi dan diperkirakan ada sekitar 110 buah candi. Situs Muarojambi yang diperkirakan dibangun sejak abad ke-4 hingga ke-11 Masehi ini menjadi tempat pengembangan ajaran Budha pada masa Melayu Kuno, yang pada saat itu masih berada di bawah pemerintahan sriwijawa, yang hingga saat ini masih berdiri utuh dan dirawat dengan sangat baik. 

Candi Muarojambi ini merupakan salah satu warisan budaya agama budha yang bernilai sanggat tinggi, pada bagian-bagian yang terdapat pada bangunan candi menunjukkan bahwa candi ini pernah dijadikan sebagai salah satu pusat tempat peribadatan agama budha tantri mahayana diindonesia, yang dapat diperkuat dengan adanya beberapa temuan benda sejarah yang terdapat pada candi muaro jambi tersebut, seperti reruntuhan stupa, arca gajah singh, arca prajinaparamita dan sebagainya.

Bangunan candi Muarojambi umumnya dibentuk dengan menggunakan bata yang lebih lebar dari bata yang digunakan sekarang. Namun, dibeberapa bangunan juga terdapat batuan, seperti pada gapura candi kedaton. Selain struktur bangunan, di kawasan candi Muarojambi juga terdapat fitur berupa kanal dan kolam kuno yang dinamakan telago rajo. Saat ini dikawasan candi setidaknya terdapat 13 candi dan lebih dari 75 menapo. Sebagian menapo ada yang berada di dekat rumah warga sekitar. Sebagian juga ada yang berada ditengah perkebunan.

Delapan situs yang sudah diekskapasi di dalam komplek seluas 3.981 hektar ini adalah candi astono, candi tinggi, candi tinggi satu, candi gumpung, candi kembar satu, candi kembar batu, gedong dua, dan candi kedaton. Keberadaan delapan situs candi ini punya letak lokasi yang berjauhan. Bentuk candi pun punya perbedaan yang beragam. 

Selain itu, keberadaan candi Muarojambi ini tambah dipertegas dengan datangnya sekelompok para rohaniawan budha yang berasal dari luar negeri dan para bikhsu asal tiongkok yang juga datang berkunjung kecandi muaro jambi ini beberapa waktu lalu. wisatawan asing tersebut ingin menyaksikan secara langsung dan mengenal lebih jauh tentang keberadaan sejarah candi muaro jambi ini, sehingga banyak menyedot perhatian para wisatawan asing untuk datang kecandi muaro jambi. 

Pada tahun 2012 lalu, candi Muarojambi telah diresmikan oleh presiden Indonesia yakni bapak SBY (susilo bambang yudhoyono), ia mengatakan bahwa, candi muaro jambi ini dijadikan sebagai kawasan wisata sejarah terpadu (KWST) yang terdapat di Sumatera. 

Bagi pelancong yang mengunjungi area bersejarah ini perlu memperhatikan mitos yang dipercayai oleh masyarakat sekitar, menurut mereka saat mengunjungi lokasi sejarah ini tidak boleh membawa kekasih ataupun istri. Dengan demikian keberadaan candi Muarojambi banyak menarik perhatian wisatawan khususnya penganut agama budha. Pelestarian dan keamanan candi ini harus terap dilestarikan dan dijaga agar objek wisata ini tetap menjadi tujuan wisata Jambi bagi para wisatawan lokal maupun mancanegara. 

 

 

...
Ditulis Oleh
Nama : Nuraini
Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Syaifuddin Jambi
Fakultas ekonomi dan bisnis Islam
Jurusan ekonomi syariah 

 

 

 


*Isi sepenuhnya menjadi tanggung jawab Penulis

LAINNYA

KOMENTAR DISQUS :

Top