Senin, 17 Juni 2019 |
Ekonomi

Ojek Perahu dan Pencari Ikan Warga Legok ini, Berharap Perhatian Pemerintah

Jumat, 03 Mei 2019 00:16:18 wib

JAMBIDAILY EKONOMI - Potret warga dengan kemampuan ekonomi yang rendah masih tampak ada disekitar kehidupan dan riuhnya kota Jambi, seperti Ma'iyah dan Muhammad Ali yang berharap adanya perhatian pemerintah.

Ma'iyah berdomisili di RT 22 dan Muhammad Ali tercatat sebagai warga di RT 24 kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin, kota Jambi.

Warga itu menggantungkan hidupnya serta mencari nafkah di sekitaran Danau Sipin, mulai dari Tukang ojek perahu, Pencari ikan dan berjualan dengan berpenghasilan yang pas-pasan.

Laman infojambi.com (Kamis, 02/05/2019) melansir, Ma'iyah yang sudah menjadi Tukang ojek perahu selama 24 tahun. Sepeninggalan suaminya ma'iyah harus bekerja sebagai tukang ojek perahu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya. Seharinya ma'iyah mendapatkan hasil dari ojek perahu tidak menentu dan paling banyak hanya kisaran 50-60ribuan, itu untuk menafkahi 1 orang anak dan 2 cucunya.

Selama ini, Ma'iyah tidak pernah mendapatkan bantuan apapun dari Pemerintah. Baik bantuan sandang, pangan dan papan, ia hanya di mintai fotocopy KK, KTP, oleh Ketua RT 22 kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin, serta dijanjikan akan diberi bantuan. Hingga saat ini bantuan yang dijanjikan belum juga ia terima.

Sedangkan Muhammad Ali, sehari-harinya mencari ikan di Danau Sipin untuk menafkahi keluarganya. Dia tidak punya pekerjaan tetap, harus membiayai 4 orang anaknya dan 3 orang masih duduk di bangku Sekolahan.

Sebenarnya Keluarga Ali sering mendapatkan bantuan berupa Kartu, namun tidak bisa dimanfaatkan. Dan baru satu kali mendapatkan bantuan biaya untuk 1 anak nya, yang duduk di kelas 2 SMP.

Ali juga berharap, agar pemerintah memberikan bantuan turun langsung ke lokasi, jangan melalui perantara yang nantinya akan di salah gunakan.

 

(Hendry Noesae)

KOMENTAR DISQUS :

Top