Selasa, 17 September 2019 |
Nasional

Panglima TNI Ancam Pihak yang Ingin Dirikan Ideologi Lain

Rabu, 20 September 2017 01:11:22 wib
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo/Photo: Puspen TNI

JAMBIDAILY NASIONAL - Panglima Tentara Nasional Indonesia, Jenderal Gatot Nurmantyo, mengancam akan menciptakan tragedi yang memilukan, jika ada kelompok atau siapa saja yang mau mendirikan ideologi lain di Indonesia, selain Pancasila.

"Jika ada kelompok mana pun, yang ingin mendirikan ideologi selain Pancasila. Maka, tragedi yang memilukan. Jangan sampai itu terjadi, tidak ada ideologi lagi di bangsa yang majemuk ini, bangsa yang Bhineka Tunggal Ika, selain Pancasila," kata Gatot sebagai pembicara di program Indonesia Lawyers Club bertema PKI, Hantu atau Nyata? di tvOne, Selasa, 19 September 2017.

Gatot mengatakan, memiliki data tentang semua hal yang terjadi di negeri ini, dan hanya mengingatkan agar mengingat kembali bahwa bangsa ini pernah mengalami tragedi kelam.

"Saya tidak akan buka apa yang kami tahu, saya tidak mengatakan tidak kentara. Saya hanya mengingatkan bahwa bangsa ini pernah mengalami tragedi yang mengerikan, tragedi yang kelam, jangan sampai itu terjadi lagi," kata Gatot dengan tegas.

Selain itu, Gatot mengatakan, tentang film sejarah 1965 yang diputar lagi dan juga dibuat ulang, dia setuju dengan rencana itu. Karena baginya, pemutaran ulang film sejarah bisa memberikan pengetahuan sejarah untuk generasi saat ini dan masa depan.

"Untuk sama-sama kita ketahui mengapa sejak 2008 sampai saat ini pelajaran sejarah tentang pemberontakan PKI tidak diajarkan lagi. Bukankah itu upaya pembodohan dalam sejarah. Saya yakin dari film itu yang bisa mewakili, dan kata presiden untuk membuat film itu, lagi, saya bilang itu bagus, untuk generasi mengetahui sejarah," kata Gatot. (one)

 


(VIVA.co.id)

KOMENTAR DISQUS :

Top