Sabtu, 04 April 2020 |
Hukum

Pansus Pasar DPRD Tebo Temukan Dugaan "Pungli" ???

Minggu, 10 April 2016 21:28:50 wib
Ilustrasi (google.co.id)

JAMBIDAILY HUKUM-Pansus  Panitia khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tebo terkait pungutan retribusi pada Dinas koperasi perindustrian perdagangan dan pengelolaan pasar (Koperindag dan PP) mensinyalir sejumlah temuan, penarikan retribusi tidak sesuai aturan.

"Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tebo di bidang retribusi pasar menurun drastis, sehingga dewan mensinyalir ada aroma tak sedap atau kejanggalan dalam pengelolaan retribusi pasar yang di setorkan kepada Dinas pendapatan daerah (Dispenda) Tebo,"duga Ketua Pansus Pasar, Suwarno kepada jambidaily.com, melalui ponselnya, Minggu 10 April 2016.

Dugaan tersebut setelah pihaknya melakukan uji petik dan melakukan sidak ke Pasar Sarinah Kecamatan Rimbo Bujang pada Kamis 07 April lalu.

"Pungutan retribusi sewa kios pasar, retribusi sewa lapak, retribusi kebersihan ,retribusi parkir selain itu masih ada lagi retribusi lainnya menyangkut pengelolaan pasar.  Nantinya hasil sidak tersebut akan disesuaikan dengan data yang ada apakah cocok atau tidak pungutan retribusi yang dilakukan,"jelas Politisi PDIP itu.

Sesuai informasi maupun data yang ada, selanjutnya uji petik dirumuskan dalam rekomendasi rapat pansus, upaya uji petik tersebut di lakukan pada semua pasar yang ada di Kabupaten Tebo, tegasnya.

Terpisah, Kepala Diskoprindag Tebo melalui Kabid Pasar Paryadi, saat dikonfirmasi Jambidaily.com, mengaku pemungutan retribusi sudah sesuai aturan yang ada.

Terkait katanya dewan pegang data bahwa ada dugaan oknum yang bermain atau lakukan pungli di luar ketentuan retribusi, hal itu merupakan hak kontrol dan pengawasan dewan.

"Yang jelas Diskoprindag dan PP sudah melakukan pungutan retribusi pasar sesuai aturan,"tegas Paryadi.(jambidaily.com/ARD)

KOMENTAR DISQUS :

Top