Jumat, 24 Mei 2019 |
Pendidikan & Teknologi

Paskah Sebagai Perayaan Sambut Kebangkitan Yesus Kristus

Jumat, 19 April 2019 14:41:15 wib
Ilustrasi telur yang dihias ornamen Paskah. (REUTERS/Dado Ruvic)

JAMBIDAILY PENDIDIKAN - Paskah sejatinya bukanlah perayaan satu hari. Paskah mempunyai rangkaiannya sendiri, yang melibatkan pantang atau berpuasa selama 40 hari dan disebut sebagai Pra-Paskah.

Pra-Paskah dihitung menurut kalender umum yang berlaku, yaitu 40 hari sebelum Kamis Putih, perayaan Minggu Paskah yang pertama. Kamis Putih digunakan untuk merenungkan dosa, berdoa dan persiapan berkabung karena saat itulah Yesus Kristus berdoa saat menghadapi pengkhianatan dari Yudas Iskariot.

Diawali oleh Rabu Abu, yang mana menjadi masa pra-Paskah, diikuti oleh puasa 40 hari seperti yang dilakukan Yesus. Puasa ini juga bisa diwujudkan dalam bentuk berpantang, dengan catatan hal yang benar-benar disukai yang jadi pantangan, misalnya seorang perokok berpantang merokok selama 40 hari.

Hal ini bertujuan untuk menahan keinginan daging atau ragawi, sehingga tidak menuhankan barang-barang duniawi dan berfokus pada Tuhan Yesus.

Jumat Agung yang menjadi hari libur nasional di Indonesia, merupakan hari di mana Yesus dipercaya wafat di kayu salib untuk menebus dosa manusia dan terangkat ke surga. Disambung dengan Sabtu Sunyi, yang biasanya berlangsung dalam kondisi sedih dan khidmat, yaitu peringatan ketika tubuh Yesus dibaringkan dalam kubur oleh Yusuf dari Arimatea.

Baru di hari Minggu, kebangkitan Yesus disebut terjadi. Yesus dipercaya naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah Bapa yang Maha Kuasa. Peristiwa inilah yang menguatkan iman umat Kristen dan Katolik, bahwa dosa mereka telah ditebus oleh Yesus.

Kebangkitan ini kerap dikatakan sebagai awal yang baru, di mana dosa manusia telah disucikan oleh tubuh dan darah Yesus. Karenanya, telur sering menjadi simbol Paskah, karena dianggap sebagai simbol hidup baru.

Selain telur, kelinci juga kerap tampil, dengan penggambaran hewan itu yang memberi telur Paskah, permen dan hadiah kepada anak-anak selayaknya Santa Klaus. Bunga lili putih dan bakung pun sering dianggap sebagai bunga Paskah, karena melambangkan kemurnian dan kepolosan.

Secara umum, tradisi Katolik dan Kristen tidak jauh berbeda dalam menyambut dan merayakan Paskah. Sama-sama berpuasa selama 40 hari, serta merayakan Pekan Paskah yang ditutup pada Minggu Paskah, tahun ini jatuh pada 21 April 2019.

 

(rea)/cnnindonesia.com

KOMENTAR DISQUS :

Top