Kamis, 21 Februari 2019 |
Wisata & Budaya

Peluncuran Kamus Bahasa Senaung, Tingkatkan Pelestarian Budaya

Kamis, 13 Desember 2018 16:39:03 wib

JAMBIDAILY MUAROJAMBI - Upaya meningkatkan pelestarian budaya, Pemerintah Desa Senaung Kabupaten Muarojambi melakukan peluncuran kamus bahasa Senaung, Kamis (13/12) bertempat di Balai Desa Senaung, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muarojambi.

Kegiatan peluncuran yang sekaligus bedah kamus bahasa Senaung, akan dikupas tuntas oleh penulisnya, Dedi Usman. Dengan adanya kamus bahasa Senaung ini menurut Dedi Usman  mampu menambah khazanah bahasa daerah. 

“Tujuan dibuatnya kamus ini sebagai salah satu cara untuk melestarikan budaya daerah terutama bahasa,” jelas Dedi Usman.

Pembuatan kamus bahasa Senaungdikatakan Dedi Usman sebagai salah satu cara mendukung program desa dalam bidang kebudayaan. Biasanya yang paham dan mengerti akan bahasa dusun Senaung ini adalah para orang tua yang lahir sebelum tahun 80an. Ini merupakan salah satu kesulitan dalam menyusun kamus bahasa Senaung, karena generasi tua tinggal sedikit. Dia berharap dengan adanya kamus ini warga terutama generasi muda Senaung paham akan bahasa daerahnya dan berharap di setiap sekolah dalam pelajaran Mulok bahasa daerah Senaung harus ada. 

Kegiatan diskusi dan bedah kamus bahasa Senaung, dimoderatori oleh Dwi Raharyoso Dosen Fakultas Ilmu Bahasa Universitas Jambi. Selain itu kamus ini juga akan dibahas dan dikomentari oleh Lukman Tanjung dan Ilsa Dewita Putri Soraya dari Lembaga Bahasa Provinsi Jambi.

Adanya peluncuran kamus bahasa Senaung, menurut Sapi’i selaku Pjs Kepala Desa Senaung, agar bahasa Senaung tidak dilupakan oleh generasi muda. Diharapkan dengan adanya kamus bahasa Senaung, penggunaan bahasa Senaung akan tetap lestari dan dikenal oleh banyak orang sehingga bisa menjadi salah satu identitas Desa Senaung. 

“Kamus ini berisi kurang lebih 800 kosakata yang sering digunakan oleh warga Senaung dalam kehidupan sehari–hari,” ujar Sapi’i.

Kegiatan ini termasuk ke dalam rangkaian Festival Kampung Senaung 2018 kerjasama Pemerintah Desa Senaung dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (LPPM STISIP) Nurdin Hamzah Jambi. Puncak acara yang akan dilaksanakan pada tanggal 21 – 23 Desember 2018 diisi dengan berbagai kegiatan acara pembukaan, susur sawah dan sedekah payo.(**/Rilis)

KOMENTAR DISQUS :

Top