Kamis, 24 Mei 2018 |
Hukum

Pembuatan Sertifikat Prona, Kades Pungut Biaya???

Kamis, 24 November 2016 20:47:14 wib
Ilustrasi (google.co.id)

JAMBIDAILY HUKUM-Meski dinyatakan pembuatan sertifikat Prona dan program Redistribusi tanah secara gratis, namun ada warga Desa Jebak Kecamatan Muara Tembesi menyebutkan, diminta biaya oleh oknum Kades mereka.

"Ya, saya sebagai warga desa sangat menyayangkan hal ini bisa terjadi, di dalam pengurusan kedua sertifikat ini, warga di minta melakukan pembayaran, seperti sertifikat redis sebesar Rp1juta dan Prona sebesar Rp300 ribu hingga Rp500 ribu rupiah,"kata warga setempat, yang enggan namanya ditulis, Kamis 24 Nopember 2016 kepada jambidaily.com.

Dugaan pungutan tersebut, diminta Oknum Kades "MK" kepada warga secara bervariasi.

Sumber mengatakan, dalam pengurusan sertifikat Program Redis di fokuskan kepada warga RT02 desa setempat. Sedangkan untuk warga RT lain menolak pembayaran yang diminta Oknum Kades tersebut.

"Nah, ini menjadi pertanyaan banyak warga, dan akan menindaklanjuti pungutan yang dilakukan oleh Kades.  Sebahagian warga mengancam akan mendatangi pihak BPN dan juga pihak instansi terkait, untuk mempertanyakan hal ini,"ujarnya.

Ia menjelaskan, untuk jumlah warga yang membuat sertifikat Redis sebanyak 50 KK dan sudah melakukan pembayaran. Namun, sertifikat tersebut belum diserahkan kepada warga, sebab ada beberapa persyarakatan lain yang belum dilengkapi.

Hingga berita ini diturunkan belum ada klarifikasi dari pihak Pemerintah Desa Jebak maupun Kades setempat.(*)

Penulis    : Syahreddy
Editor     :  Hery FR

KOMENTAR DISQUS :

Top