Jumat, 24 November 2017 |
Politik

Pemekaran Desa Bakal Terganjal Aturan

Rabu, 02 Maret 2016 13:18:30 wib
Ilustrasi (google.co.id)

JAMBIDAILY POLITIK-Ditengah rencana pemekaran desa di Kabupaten Tanjabbar, bakal terganjal aturan dalam Undang - Undang No 6 Tahun 2014.

"Jumlah penduduk harus mencapai minimal 4000 jiwa dan memiliki 800 Kepala Keluarga (KK),"papar Kabag Pemerintahan Desa Setda Tanjabbar, Agoes Mamun, Selasa (01/03) kepada awak media terkait persyaratan yang harus dipenuhi, diruang kerjanya.

Tak hanya itu, Desa yang akan dimekarkan, minimal sudah berumur lima tahun.

"Kendala-kendala ini akan dikoordinasikan dan mengkaji bahan dan persyaratan untuk melakukan pemekaran desa  tersebut. Salah satunya dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil(Dukcapil),"jelas Agoes.

Namun, ada beberapa wacana yang bisa dilakukan, bisa pemekaran, penggabungan atau perubahan status. Bisa saja nanti ada Kelurahan yang dipecah menjadi Desa, atau kelurahan menjadi kelurahan baru.

"Nah itu yang sekarang sedang kami kaji, apakah layak atau tidak," sebutnya.

Disoal apakah saat ini ada desa yang sudah memenuhi syarat untuk dimekarkan? Menurutnya, selain persyaratan tersebut, sebelum menjadi Desa Definitf harus dijadikan Desa Persiapan terlebih dahulu.

"Mekanismenya kita harus membuat desa persiapan dulu, itu minimal dua tahun," paparnya.

Setelah dua tahun, nanti desa tersebut akan dikaji dan dikoreksi apakah sudah layak atau tidak untuk dijadikan desa definitif selanjutnya akan dilaporkan kepada Kementiran Dalam Negeri (Kemendagri) untuk di registrasi dan diterbitkan Nomor kode Desanya lalu akan di Perdakan menjadi Desa.

"Jadi prosesnya tidak sama seperti sebelumnya. Kalau sebelumnya kita kaji, terus ajukan ke DPR, disetujui sudah jadi itu desa." lanjutnya.

Untuk target kapan akan dilakukan pemekaran ini, pihaknya belum bisa memastikan karena masih harus melalui dan mengikuti mekanisme yang berlaku.

"Kalau sekarang harus melalui desa persiapan terlebih dahulu 2 tahun minimal dan maksimal tiga tahun," pungkasnya.(jambidaily.com/RZA)

KOMENTAR DISQUS :

Top