Senin, 16 September 2019 |
Nasional

Pemkab Bakal Sanksi "Perusahaan Pembangkang"

Kamis, 15 Oktober 2015 11:17:27 wib
kebakaran hutan (google.co.id)

JAMBIDAILY SAROLANGUN–Pemkab Sarolangun bakal bertindak tegas terhadap perusahaan yang tidak mengikuti aturan yang dipersyaratkan aturan dan perundangan yang berlaku.

Termasuk penyediaan kendaraan kebakaran oleh perkebunan agar dapat melakukan pencegahan kebakaran hutan.

"Perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Sarolangun, menyediakan mobil pemadam kebakaran (Damkar) untuk mengatasi kebakaran hutan, dan musibah lainnya. Dan kita kasih tenggang waktu hingga desember 2015 nanti."

"Kalau tidak dipenuhi, tentunya ada sanksi yang diberikan Pemkab Sarolangun kepada perusahaan yang membangkang untuk visi kemanusian tersebut,"tegas Bupati Sarolangun, H Cek Endra, kemarin, dalam pidato memperingati HUT Sarolangun ke 16.
 
Dan dirinya tidak mau lagi, dari tahun ke tahun ada bencana Kabut Asap di Provinsi Jambi, khususnya di Kabupaten Sarolangun, akibat kebakaran hutan.
 
“Saya tidak mau lagi tahun depan ada kebakaran hutan.  Jikalau ada sekalipun kebakaran hutan, saya minta semua tanggap dan cepat turun ke lapangan untuk memadamkannya. Jangan berpangku tangan menunggu Pemerintah dan jajaran TNI dan Polisi untuk bergerak duluan."
 
“Semua kita lakukan untuk masyarakat, bukan untuk kepentingan kelompok manapun. Sudah cukup kita didera dengan kabut asap selama dua bulan lebih ini,”tegasnya.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Kehutan Kabupaten Sarolangun, Ir Joko Susilo menjelaskan, bersama jajarannya sudah menghimbau khususnya perusahaan perkebunan di Sarolangun untuk memenuhi peralatan tanggap bencana, khususnya mobil pemadam kebakaran.
 
“Kita sudah himbau baik secara lisan dan tertulis, kepada tiap perusahaan untuk menyediakan mobil damkar. Dan ada beberapa laporan yang sudah terealisasi, dan nantinya akan kita cek pada bulan Desember nanti,”singkat Joko.(jambidaily.com/AJI)

KOMENTAR DISQUS :

Top