Minggu, 19 Agustus 2018 |
Hukum

Perangkap Setrum Babi Memakan Korban, Sunardi Jadi Tersangka

Rabu, 13 Juni 2018 19:55:01 wib

JAMBIDAILY MUARASABAK - Pasang perangkap babi dengan menggunakan kabel yang dialiri setrum listrik, Sunardi alias Sunar (33) warga Kecamatan Dendang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), ditetapkan sebagai tersangka setelah perangkapnya tersebut memakan korban jiwa.

Kapolres Tanjabtim, AKBP. Marinus Marantika Sitepu, S. Sos, M.Si melalui Kapolsek Dendang, AKP. Mukhlis Gea, SH mengatakan, Sunardi ditetapkan sebagai tersangka karena dianggap lalai sehingga menyebabkan Syafrizal alias Bujang (43), warga RT 04 SK 4 Dusun Jaya Indah, Desa Sido Mukti, Kecamatan Dendang meninggal dunia akibat perangkap yang dipasangnya.

"Kejadiannya selasa (12/6) kemarin sekira pukul 22.40 WIB malam, di lahan kebun milik H Acok, tersangka Sunardi mendengar suara mesin genset yang dijadikan sumber listrik untuk perangkap babi tiba-tiba pelan, kemudian tersangka langsung mematikan mesin tersebut. Namun setelah mengecek dan melihat perangkap ternyata bukan hama babi melainkan tersangka melihat korban Syafrizal telah tertelungkup tidak berdaya," kata AKP. Mukhlis Gea saat dihubungi via seluler Rabu (13/6/2018).

Melihat korban tak berdaya lanjut Kapolsek, Sunardi langsung melaporkan kejadian tersebut ke Pos Security PT Kaswari Kecamatan Dendang untuk meminta pertolongan. Selang beberapa waktu kemudian dua orang Security PT Kaswari mendatangi TKP.

"Setelah melihat kejadian di lokasi security melaporkan kejadian tersebut ke Anggota BKO Polres Tanjung Jabung Timur yang melakukan PAM di PT Kaswari, lalu Anggota BKO tersebut melaporkan kejadian ke Polsek Dendang," ucapnya.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, AKP. Mukhlis Gea bersama anggota langsung menuju TKP dan mengevakuasi korban yang diketahui sudah tidak bernyawa.

"Saat ini kita sudah mengamankan tersangka dan lakukan interogasi kepada saksi-saksi, serta menyita sejumlah barang bukti," tegasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 338 Jo 359 KUHPidana, yang berbunyi barang siapa dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain karena bersalah telah melakukan pembunuhan dan atau karena kealpaannya sehingga menyebabkan orang lain mati. (*)

Penulis: Hendri R
Editor: Hendry Noesae

KOMENTAR DISQUS :

Top