Kamis, 05 Desember 2019 |
Politik - Advetorial

Percepat Lahirnya Tabir Raya, H Al Haris MoU dengan BIG

Sabtu, 14 Mei 2016 20:39:54 wib

JAMBIDAILY ADVETORIAL-Bupati Merangin H Al Haris terus berupaya mempercepat lahirnya Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Tabir Raya. Berbagai upaya dilakukan bupati, baik di tingkat pusat, maupun di tingkat Provinsi Jambi dan Kabupaten Merangin.

Setelah beberapa waktu lalu menyerahkan buku kajian akademis setebal 30 Cm ke Dewan Pimpinan Daerah (DPD) RI, pada Jumat 13 Mei 2016 H Al Haris, S.Sos. MH menandatangani Momerandum of Understanding (MoU) dengan Badan Informasi Geospasial (BIG).

MoU tentang pengembangan  peta pemekaran daerah persiapan otonami baru di Kabupaten Merangin Provinsi Jambi itu, ditandatangi antara Bupati Merangin H Al Haris dengan Kepala BIG DR. Priyadi Kardono,M.Sc.

Acara yang berlangsung di Aula lantai dua Gedung S Badan Informasi Geospasial (BIG) Jalan Raya Jakarta Bogor Km 46 Cibinong Bogor tersebut, juga dihadiri delapan bupati dari berbagai kabupaten di Sumatera, Kalimantan dan Jawa.

‘’Sebagai syarat pembentukan DOB, Tabir Raya harus sudah punya peta wilayah, untuk  itu syarat ini harus secepatnya saya penuhi. Makanya hari ini kita lakukan MoU dengan BIG,’’ujar Bupati.

Selain MoU tentang mengembangan peta wilayah Tabir Raya, pada kesempatan itu Pemkab Merangin dengan BIG juga melakukan kesepakatan kerjasama pemanfaatan data geospesial di Kabupaten Merangin, yang diteken Sekda H Sibawaihi.

Tidak hanya itu, Kepala Bappeda Pemkab Merangin Dedi Darmantias juga menandatangani perjanjian kerjasama pembangunan dan pengembangan simpul jaringan informasi geospasial nasional di Kabupaten Merangin.

Untuk Naskah Kesepakatan Bersama (NKB) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut dari BIG ditandatangani oleh DR. Wiwin Ambarwulan, M.Sc kepala pusat penelitian, informasi dan kerjasama BIG.

Kepala BIG Priyadi Kardono mengatakan, semua pengembangan peta wilayah memang harus dikoordinasi dengan BIG. Makanya MoU ini harus dilakukan BIG dengan pemerintahan di daerah-daerah di Indonesia.

‘’Termasuk masalah tata ruang, peta tematik, jaringan kontrol geodesi dan geodinamika, semua harus dikoordinasikan ke BIG. Begitu juga dengan undang-undang desa dan system informasi desa,’’ujar DR. Priyadi Kardono, M.Sc.

Terkait hal tersebut bupati Merangin menegaskan, BIG dengan semua tugas dan tanggungjawabnya, kedepan harus bisa menjawab semua tantangan apa yang dibutuhkan daerah.

Pada acara itu juga hadir Ketua DPR RI periode 2009-2014 Marzuki Ali dan para rektor dari sejumlah universitas di Indonesia. Mazuki Ali hadir melakukan MoU dengan BIG atas tugasnya sekarang sebagai Rektor Universitas Indoglobal Mandiri.(jambidaily.com/HMS/TEG)

KOMENTAR DISQUS :

Top