Selasa, 17 Juli 2018 |
Ekonomi

Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Jambi Meningkat dari 4,37% Menjadi 4,64%

Selasa, 26 Juni 2018 21:02:30 wib

JAMBIDAILY EKONOMI - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar M.Hum menyampaikan, ditengah keterbatasan kemampuan keuangan daerah yang berimplikasi pada keterbatasan belanja, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi dari 4,37 persen pada tahun 2016 menjadi 4,64 persen pada tahun 2017. Hal itu disampaikannya dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jambi dalam rangka Penjelasan DPRD terhadap 3 (Tiga) Perda Inisiatif DPRD Provinsi Jambi dan Penyampaian Penjelasan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Jambi Tahun 2017 oleh Gubernur Jambi, bertempat di Ruang Rapat Paripurna Gedung DPRD Provinsi Jambi, Selasa (26/06/2018) siang.

Fachrori menjelaskan, Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara dan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah mengamanatkan kepada gubernur untuk menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD kepada DPRD berupa laporan. "Laporan keuangan Pemerintah Provinsi Jambi untuk tahun 2017 telah diaudit oleh BPK RI Perwakilan Provinsi Jambi yang meliputi laporan realisasi anggaran, neraca, laporan perubahan saldo anggaran lebih, laporan operasional, laporan arus kas, dan laporan perubahan ekuitas, serta catatan atas laporan keungan," ujar Fachrori.

"Dalam rangka meningkatkan kualitas tingkat pertumbuhan ekonomi makro tahun 2017, Pemerintah Provinsi Jambi telah melaksanakan program dan kegiatan yang dialokasikan pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melalui APBD tahun 2017," lanjut Fachrori.

Fachrori mengungkapkan, ditengah keterbatasan kemampuan keuangan daerah yang berimplikasi pada keterbatasan belanja pemerintah, Pemprov Jambi mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi dari 4,37 persen pada tahun 2016 menjadi 4,64 persen pada tahun 2017. Demikian juga dengan inflasi yang berhasil ditekan hingga 2,68 persen, lebih rendah dibandingkan dengan inflasi tahun 2016 yang berada pada 4,54 persen.

"Berdasarkan hasil audit atas dokumen yang kita susun, alhamdulillah BPK RI Perwakilan Provinsi Jambi telah memberikan pendapat berupa Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), dimana opini yang diperoleh merupakan hasil kerja keras kita bersama. Namun demikian, saya minta OPD di lingkup Pemerintah Provinsi Jambi untuk tidak berpuas diri atas kinerja tersebut, bahkan harus dijadikan sebagai motivasi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan kerangka regulasi yang berlaku," tutur Fachrori.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Provinsi Jambi serta kepada semua pihak terkait yang telah mendukung pelaksanaan program kegiatan di tahun 2017. Semoga kerja sama positif yang selama ini terjalin dapat tetap terbina dan terjaga dalam mencapai pembangunan di Provinsi Jambi menuju Jambi TUNTAS 2021," pungkas Fachrori.

Turut serta pada kesempatan ini unsur Forkopimda Provinsi Jambi, para OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Jambi, seerta para undangan lainya (Sapra Wintani/edit: Mustar/Humas Pemprov Jambi).

 

KOMENTAR DISQUS :

Top