Minggu, 19 Januari 2020 |
Peristiwa

Petani Gagal Panen Dapat Asuransi

Selasa, 14 Juni 2016 19:03:46 wib
Padi yang terendam banjir di Batanghari

JAMBIDAILY PERISTIWA - Petani sawah yang gagal panen di Batanghari akan mendapat asuransi dari Pemkab. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Batanghari Budi Narso, mengatakan, asuransi lahan pertanian itu ditujukan untuk perorangan. Namun dengan syarat, petani yang penerima asuransi masuk dalam kelompok tani di tempat mereka masing-masing.

Dia mengungkapkan, usulan untuk asuransi lahan pertanian tersebut sudah diterima pihak Provinsi. Ternyata asuransi yang menangani hal tersebut, yakni Asuransi Jasindo. Rencananya, setelah lebaran nanti, Dinas Pertanian kabupaten Batanghari akan mengadakan sosialisasi tentang pentingnya lahan pertanian untuk diasuransikan.

Dalam aturannya, sambung Budi, biaya asuransi lahan pertanian dihitung luas lahan. Petani hanya membayar sekitar Rp 180 ribu perhektar. Jika terjadi Fuso, maka akan diganti asuransi senilai Rp 6 juta perhektar.

“Ini baru wacana, sosialisasinya saja belum kita lakukan. Kita akan mengkaji, kategori lahan pertanian yang diasuransikan itu seperti apa. Selain itu, ukuran fuso lahan pertanian milik petani seperti apa. Makanya sebelum diasuransikan, kita akan melaksanakan sosialisasi kepada para petani,” ungkapnya.

Budi Narso menjelaskan, dengan adanya asuransi lahan pertanian di kabupaten Batanghari, sudah pasti akan direspon oleh petani. Masalahnya, musim tanam padi di wilayah Batanghari seringkali bertepatan dengan musim kemarau dan musim banjir.

"Alhasil dengan adanya asuransi tersebut, petani Batanghari tidak perlu bingung. Sebab, luas lahan pertanian yang dinyatakan fuso akan digantikan dengan uang asuransi petani itu sendiri,” tandasnya.

Penulis : Syahreddy
Editor  : E Septimen Loethfi

KOMENTAR DISQUS :

Top