Jumat, 28 Juli 2017 |
Ekonomi

Petani Senang Harga Karet Merangkak Naik

Minggu, 07 Juni 2015 10:31:22 wib
Ilustrasi.google.co.id

JAMBIDAILY MUARATEBO-Petani karet di Tebo merasa senang karena harga karet yang menjadi komoditi utama itu mulai merangkak naik ditengah kenaikan harga kebutuhan sembilan bahan pokok.

"Ya harga getah (karet-red) mulai naik, Kayaknya di Kabupaten Tebo merata mengalami kenaikan,"ungkap salah satu petani karet Rimbo Ulu Tebo, Budi Santoso, kemarin.

Disebutkannya, hampir setahun para petani mengalami kesulitan ekonomi, karena harga karet hanya Rp 6 ribu per kilo.

"Alhamdulillah kini harga tembus Rp 9 ribu per kilo,"jelasnya.

Diakuinya, dengan harga saat ini Rp 9 ribu, cukup membantu para petani dalam mencukupi kebutuhanya. Namun Dia juga berharap harga kebutuhan bahan pokok juga dapat ditekan kenaikannya.

"Buat saat ini, kayaknya harga tersebut akan mampu mencukupi, tapi jelang Ramadhan dan Hari raya Idul Fitri harga tersebut sepertinya bakalan jadi kendala.  Semoga harga karet juga terus naik seiring kenaikan harga kebutuhan hingga lebaran nanti,"harapnya.

Senada, petani karet asal Kecamatan Tebo Tengah,Mukhlis, merasa senang dengan menggeliatnya kenaikan harga karet, yang sejak tiga hari terahir Rp 9 ribu per kilo.

"Harapan kita harga terus naik, kalau tidak petani kewalahan juga, karena biasanya kebutuhan jelang Ramdhan dan lebaran pasti naik,"ungkapnya.

Kadis Perkebunan Tebo, Supadi, membenarkan harga karet saat ini mulai melonjak. Menurutnya, dalam pertemuan dengan pihak Perkebunan Provinsi Jambi, pemicu melonjaknya harga karet dikarenakan karet saat ini mulai digunakan sebagai bahan tambahan bikin aspal.

"Benar, sudah mulai naik sekarang, Di provinsi saat pertemuan dengan dinas perkebunan, informasi terkini bahwa karet ini sekarang bakal dijadikan bahan tambahan aspal,"paparnya.(jambidaily.com/ART)


 

KOMENTAR DISQUS :

Top