Sabtu, 18 Agustus 2018 |
Ekonomi

PetroChina Berikan Bantuan Mesin Pengolah Keripik di Desa Lagan Tengah dan Rano

Minggu, 18 Maret 2018 00:26:59 wib

JAMBIDAILY MUARASABAK - PetroChina International Jabung Ltd wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), memberikan bantuan mesin pengolah keripik kepada warga pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), diwilayah kerja PetroChina International Jabung Ltd, di Dua lokasi, yakni Desa Lagan Tengah, Kecamatan Geragai dan Kelurahan Rano, Kecamatan Muarasabak Barat, sabtu (17/03/18).

Program tersebut merupakan program Pemberdayaan UMKM, yang diberikan kepada Samsul Hadi, warga RT 19 Dusun 2, Desa Lagan Tengah, Kecamatan Geragai. Kemudian Zainabun, warga RT 05 Kelurahan Rano, Kecamatan Muarasabak Barat. Untuk Samsul Hadi, keripik olahannya diberi nama Keripik Singkong Q dan keripik olahan Zainabun diberi nama Keripik Muk Nabun. 

Pihak PetroChina yakni Government and Relations Superintendent, Saipul, Govrel Advisor, Ahmat, Comdev Supervisor, Yulian, beserta rombongan secara langsung memberikan bantuan peralatan mesin, seperti mesin pencacah singkong, spinner, packing sealer, kuali besar dan kompor gas kepada pelaku usaha. 

Government and Relations Superintendent, Saipul, saat diwawancarai mengatakan, bantuan ini adalah bukti komitmen dari PetroChina untuk mengembangkan perekonomian masyarakat disekitaran lokasi usaha kerja PetroChina. 

"Program ini sendiri sebenarnya banyak, seperti pembinaan pelaku-pelaku UMKM. Jadi ada beberapa UMKM yang kita bantu, seperti Bapak Samsul Hadi dan Ibu Zainabun ini," katanya, usai menyerahkan bantuan tersebut. 

Dijelaskannya, kegiatan ini merupakan rangkaian, bahwa sebelumnya sudah melakukan tahapan-tahapan pelatihan dan pembinaan, seperti pelatihan manajamen dan lain-lain. 

"Dari pelatihan yang diberikan, kita menilai bahwa Pak Samsul Hadi dan Ibu Zainabun, salah satu yang konsisten dan komitmen serta berpotensi untuk tumbuh dan berkembang. Kami juga melihatnya, perlu support yang lebih, supaya usaha ini bisa lebih berkembang serta bisa ditularkan kepada pelaku-pelaku UMKM yang lainnya," sebutnya. 

"Mudah-mudahan kedepannya, usaha ini bisa menjadi batu loncatan untuk menjadi lebih sukses dan berhasil," ucapnya yang diaminkan langsung oleh Samsul Hadi dan Zainabun. 

Ditambahkannya, setelah pemberian bantuan, pihaknya akan terus mendampingi dan membina sambil melakukan evaluasi terhadap perkembangan usaha tersebut. Biasanya setiap akhir tahun, akan dilakukan monev. Dari monev itu dapat dilihat, pembinaan apa lagi yang perlu diberikan setelah evaluasi. 

"Program Pemberdayaan UMKM ini dilaksanakan secara terus menerus untuk pendampingan dan pembinaannya," ungkapnya. 

Sementara itu, Samsul Hadi, pelaku usaha Keripik Singkong Q mengatakan, sangat bersyukur dengan adanya bantuan tersebut. Dengan harapan, produknya bisa meningkat, lebih dipercaya oleh konsumen dan bisa diterima oleh pasar-pasar dengan peralatan-peralatan modern yang bisa meningkatkan kualitas keripik miliknya. 

Sebelum adanya bantuan ini, pengolahan keripik singkong hanya dilakukan dengan cara manual, dengan wilayah pemasaran di dalam Kabupaten Tanjabtim, baru di Empat kecamatan, seperti Kecamatan Kuala Jambi, Geragai, Mendahara dan Mendahara Ulu. 

"Sementara, untuk diluar Tanjabtim, hanya menerima pesanan, seperti Jakarta, Kalimantan, Palembang, Pelitar dan lain-lain," terangnya. 

Kemudian, Zainabun, pelaku usaha Keripik Muk Nabun, saat diwawancarai sangat berterimakasih kepada PetroChina yang telah memberikan bantuan peralatan mesin pengolahan keripik. "Mudah-mudahan PetroChina bisa terus berjaya," ucapnya. (*)

Penulis: Hendri R

KOMENTAR DISQUS :

Top