Jumat, 20 Juli 2018 |
Peristiwa

PLN Sumbar Kejar Perbaikan Tower Roboh

Minggu, 17 Juni 2018 17:29:58 wib
p> JAMBIDAILY.COM PERISTIWAPLN Wilayah Sumbar terus berupaya mengatasi gangguan yang menyebabkan padam di salah satu titik di Wilayah Kerja PLN Wilayah Sumbar.

Hal tersebut terlihat ketika sejumlah petugas PLN bergerak mengatasi gangguan di sejumlah wilayah Kabupaten Kerinci, terutama di Sungai Penuh, Minggu (17/6).

Gangguan yang menyebabkan pemadaman tersebut berlangsung sejak Kamis (13/6), tepatnya sekitar pukul 19.55 WIB. Pemadaman ini terjadi disebabkan tower transmisi PLN 150 kV yang berfungsi sebagai tower yang menyalurkan Listrik dari Bangko ke Sungai Penuh roboh. Robohnya transmisi tersebut disinyalir terjadi karena bautnya hilang dicuri oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.

Kami sampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas pemadaman ini. Ini diluar ekspektasi kami, namun petugas PLN telah diterjunkan ke lokasi untuk segera mengatasi gangguan tersebut. Sekali lagi kami mohon maaf kepada seluruh pelanggan yang mengalami pemadaman dan mohon bersabar hingga tower supply tersebut selesai diperbaiki," jelas Susiana Mutia, General Manager PLN Wilayah Sumbar.

Robohnya tower, ungkap Susiana Mutia lagi, berdampak kepada tidak bisa beroperasinya tower dan berkurangnya pemasokan daya ke masyarakat atau pelanggan. Dikatakan, petugas saat ini sedang berupaya untuk melakukan perbaikan dan penormalan.

"Kasus pencurian baut tower tersebut memang terlihat sepele, namun dampaknya sangat besar, karena otomatis tower tidak dapat beroperasi sehingga pasokan daya listrik ke pelanggan menjadi berkurang. Namun PLN terus berupaya agar gangguan ini cepat teratasi. Langkah pertama yang kami lakukan adalah dengan dengan mengirim Listrik dari Muara Labuh dan beberapa genset ke lokasi agar pelanggan segera mendapatkan listrik kembali," namun hal ini tidak semua pelanggan yang dapat menikmati disebabkan keterbatasan pasokan tegas Susiana lagi.

PLN sangat menyesalkan tindakan oknum yang melakukan pencurian ini karena dapat dipastikan bahwa aksi pencurian itulah yang menjadi penyebab utama tower yang terletak di areal hutan lindung tersebut roboh.  

Hingga saat ini dalam proses penyelidikan polisi.

PLN Wilayah Sumbar tidak bekerja sendiri untuk mengatasi gangguan ini. PLN Wilayah Sumbar juga aktif berkoordinasi dengan PLN P3BS untuk menanggulangi gangguan tsb.

Hasil pantauan petugas PLN dilapangan menyebutkan bahwa dari siang sampai dengan sore jam 16.30 kemarin peralatan dan material seperti kolom (tower emergency sdh berada di puncak bukit). Namun karena posisi puncak bukit sedikit curam maka proses pemasangan tower agak sulit dan membutuhkan waktu yang lebih lama dari biasanya karena perlu membebaskan lokasi dari pohon sehingga memudahkan petugas untuk bekerja. Proses ini diperkirakan akan selesai pada malam hari.

General Manager PLN P3BS, Nur Wahyu, juga menuturkan bahwa kondisi lokasi yang agak landai menyebabkan proses pemulihan akan memakan waktu 2 hari.

Kami menargetkan hari Minggu tower emergency sudah berdiri. Sehingga insya Allah rumah listrik akan nyala pada selasa pagi (19/06).

PLN mengucapkan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan akibat pemadaman ini. Dan petugas PLN terus berupaya maksimal demi mengurangi gangguan. Tidak lupa PLN mohon doa dan kerjasama dari masyarakat sekitar untuk dapat menjaga aset negara demi kenyaman berlistrik semua pelanggan. (rel/hms PLN)

KOMENTAR DISQUS :

Top