Kamis, 21 Februari 2019 |
Ekonomi

Produksi Perdana PT Hexindo, Ini Permintaan Bupati Tanjabbar

Selasa, 22 November 2016 22:40:39 wib
Bupati Tanjabbar Safrial melakukan prosesi pengguntingan pita sebagai pertanda peluncuran minyak perdana PT Hexindo (ft:Ist/JI)

JAMBIDAILY EKONOMI-Bupati Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) H Syafrial MS, meminta PT Hexindo sebagai salah satu KKKS yang melakukan kegiatan hulu migas memberi edukasi ditengah-tengah masyarakat.

"Perlu lakukan edukasi.  Jangan jadi "Usaha Misteri" di masyarakat,"ingatnya menjelang penyaluran minyak mentah perdana dari Lapangan Akatara, Blok Lemang Desa Mekarjaya, Tanjabbar, Provinsi Jambi, Selasa 22 Nopember 2016.

Dia berharap, sebagai daerah penghasil migas, produksi PT Hexindo dapat memberi peningkatan Dana Bagi Hasil Migas untuk mendukung pembangunan daerah.

Dan pihak PT Hexindo dapat merekrut tenaga lokal tidak hanya pada level tenaga kuli.

"Kita meng-apresiasi PT Hexindo telah merekrut tenaga lokal hingga 60 persen.  Tapi kalau bisa jangan hanya sebagai tenaga kuli saja,"harapnya.

Perwakilan Hexindo, Fahruddin, dalam press confrencenya, mengatakan, hingga saat ini produksi Lapangan Akatara 500 barrel per hari.  Dan berharap akan terus terjadi peningkatan produksi pada tahun mendatang.

"2017 mendatang, kita akan mengekploitasi lima sumur minyak mentah lainnya di Blok Lemang,"paparnya.

Peluncuran perdana minyak mentah PT Hexindo Gemilang Jaya ke Pertamina Bajubang dilukan bersamaan secara streaming dengan Jakarta.

Menjelang pelepasan truk tangki pengangukatan minyak mentah perdana ke Bajubang, Bupati Tanjabbar didampingi perwakilan PT Hexindo, Fahruddin, dan Kepala SKK Migas Perwakilan Sumbagsel Tirat Sambu Ichtijar melakukan pengguntingan pita.(*)


Penulis   : Hery FR

KOMENTAR DISQUS :

Top