Kamis, 15 November 2018 |
Peristiwa

Produsen Susu Kental Manis Diminta Pakai Bahasa Jelas saat Iklan

Rabu, 11 Juli 2018 15:08:22 wib
Foto: Ilustrasi susu kental manis. (iStock)

JAMBIDAILY NASIONAL - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengimbau produsen susu kental manis (SKM) menggunakan bahasa yang jelas saat memasarkan produknya. Hal itu dimaksudkan agar masyarakat tak salah persepsi mengenai SKM tersebut.

"Tidak terjadi mispersepsi ketika dia makan cokelat dia memang pingin makan cokelat, ketika dia minum SKM dia berasumsi ingin minum susu, padahal bukan (susu). Padahal larutan gula beraroma susu," kata Komisioner bidang kesehatan KPAI Sitti Hikmawatty di Kantor KPAI, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Rabu (11/7/2018).

Sitti menganjurkan agar penggunaan kata yang tertera baik pada kemasan maupun iklan di televisi lebih dipertegas. Dia melanjutkan, jangan lagi digunakan kata-kata yang multi tafsir.

"Karena itu kami merekomendasikan penggunaan bahasa harus tegas. Tidak ada lagi pembatasan 'tidak dianjurkan untuk bayi'. Kita tegas 'dilarang untuk anak usia di bawah 60 bulan,'" tuturnya.

Selain itu, menurut Sitti, sebaiknya iklan SKM tidak menggunakan bahasa Inggris atau bahasa asing. Penggunaan bahasa yang dilebih-lebihkan juga harus dihindari. 

"Secara tegas tidak menggunakan bahasa Inggris. 'Not recommended for' itu kan mereka nggak ngerti artinya apa. Buat mereka yang tidak bisa baca cukup gunakan gambar yang tegas," sebut Sitti.

"Tidak menggunakan bahasa hiperbola. Bahasa tegas, lugas, gambar yang juga mendukung lalu eksplisit kepada anak di bawah 60 bulan tidak boleh," imbuhnya.

Dengan begitu, menurut Sitti, masyarakat akan lebih mudah paham bahwa SKM tidak dianjurkan untuk beberapa syarat. "Dalam waktu singkat orang langsung melihat bahwa ini tidak dianjurkan," tuturnya.


(yas/idh)/detik.com

KOMENTAR DISQUS :

Top