Selasa, 16 Oktober 2018 |
Ekonomi

Puluhan Hektar Sawah Kekeringan, Warga Minta Dibangun Irigasi

Minggu, 29 November 2015 22:55:56 wib
Sawah kekeringan butuh irigasi

JAMBIDAILY MERANGIN-Puluhan hektar lahan sawah di Desa Pulau Tengah, Kecamatan Jangkat mengalami kekeringan. Lahan tersebut sudah tidak ditanami oleh petani sejak lima tahun lalu.

Mirisnya, lahan sawah yang mengalami kekeringan itu berada di pinggir sungai tenang dan pinggir sungai lengsat. Tapi karena tidak ada saluran irigasi, sehingga air sungai tidak bisa dialirkan ke persawahan itu.

Sukaryon (43) salah seorang pemilik lahan, mengatakan, sumber air sawah itu berasal dari sungai kecil yang mengalir dari atas bukit. Tapi sejak lima tahun belakangan anak sungai itu kering.

‘’Dulu air nya dari sungai Bai, tapi kini lah kering. Maka tidak sawah itu tidak diolah lagi,” katanya.

Sebenarnya, kata Karyon, sungai Bai juga tidak mampu mengairi semua lahan yang diperkirakan seluas 50 hektar itu. Sehingga lebih dari separo sudah tinggalkan sejak belasan tahun lalu.

Lahan sawah yang tepatnya berada di seberang perumahan penduduk setempat itu, punya potensi air yang cukup. Yaitu dengan membangun irigasi yang bersumber dari Sungai Mentenang.

Tapi untuk membangun irigasi di kawasan tersebut tidak mudah. Karena harus menggali bebatuan dari pinggir sungai tersebut. Kemudian pada bagian pangkal harus dibangun beronjong.

‘’Kalau ngandalkan masyarakat tentu tidak mampu, untuk gali batu saja harus pakai alat berat, untuk beronjong diperkirakan butuh dana sekitar Rp. 400 Juta,” Kata Karyon.

Dia berharap agar hal ini menjadi perhatian pemerintah Kabupaten Merangin. Mengingat lahan sawah tersebut adalah salah satu sumber beras warga.

‘’Maka kita minta tolong agar bisa dibantu,” harapnya mewakili petani lainnya.(jambidaily.com/NZR)

KOMENTAR DISQUS :

Top