Minggu, 17 Desember 2017 |
Nasional

Puncak Peringatan Hari Anak Digelar di Pekanbaru

Minggu, 23 Juli 2017 09:00:08 wib
Anak anak memakai baju daerah tradisional budaya Indonesia/Photo: REUTERS/Darren Whiteside

JAMBIDAILY NASIONAL-Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak akan menyelenggarakan Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) pada 23 Juli 2017 di Pekanbaru, Riau. Peringatan ini menjadi sangat penting guna membangkitkan kepedulian dan partisipasi seluruh masyarakat Indonesia untuk tetap melaksanakan kewajiban dan tanggung jawabnya untuk menghargai dan menjamin terpenuhinya hak-hak anak.

Peringatan ini akan digelar dengan mengusung tema Perlindungan Anak Dimulai dari Keluarga, dengan pesan utama “Saya Anak Indonesia, Saya Gembira”. Agenda diawali dengan rangkaian kegiatan Forum Anak Nasional (FAN) 2017 dan akan dihadiri oleh Presiden Republik  Indonesia, Joko Widodo dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise.
 
Peringatan Hari Anak Nasional dimaknai sebagai kepedulian seluruh bangsa Indonesia terhadap  perlindungan anak Indonesia agar tumbuh dan berkembang secara optimal. Upaya yang dilakukan dengan mendorong keluarga Indonesia menjadi lembaga pertama dan utama dalam memberikan perlindungan kepada anak, sehingga akan menghasilkan generasi penerus bangsa yang baik.

Beberapa peristiwa yang terjadi belakangan ini yang melibatkan anak-anak menjadi salah satu perhatian utama. Berbagai kasus yang melibatkan anak-anak di bawah umur seperti perkawinan anak yang menurut UNICEF (2016) terdapat 700 juta perempuan di dunia menikah ketika masih anak- anak.

Masalah kedua adalah ancaman rokok yang menurut Kemenkes (2016) terjadinya peningkatan perokok pemula usia 10-14 tahun sebesar 100 persen dalam kurun waktu kurang dari 20 tahun, yaitu dari 8,9 persen pada 1995 menjadi 18 persen untuk 2013. Persoalan gizi anak-anak Indonesia, di mana sekitar 37 persen anak Indonesia menderita stunting dan terakhir maraknya kekerasan yang dialami oleh anak- anak, khususnya kekerasan seksual.

Menurut Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,Yohana Yembise, perlu adanya kesadaran yang dapat mendorong keluarga Indonesia agar memiliki pengasuhan yang berkualitas, berwawasan, keterampilan dan pemahaman yang komprehensif dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak.

Keluarga merupakan awal mula pembentukan kematangan individu dan struktur kepribadian seorang anak. Anak-anak akan mengikuti dan mencontoh  orang tua dengan berbagai kebiasaan dan perilaku, karena anak adalah kelompok makhluk yang rentan karena berusia kurang dari 18 tahun.

“Baik buruknya keluarga akan menjadi cerminan bagi masa depan anak. Baik buruknya karakter/perilaku anak di masa datang sangat ditentukan oleh pola pengasuhan yang diberikan oleh keluarganya dan lingkungan terdekatnya,” ujar Yohana.

Kegiatan yang akan diselenggarakan di Lapangan Gedung Daerah Provisi Riau ini akan dihadiri lebih dari 5.000 anak Indonesia yang sebagian di antaranya adalah anak-anak yang tergabung dalam Forum Anak Nasional (FAN) yang hadir mewakili 34 provinsi. Salah satu agenda penting HAN 2017 ini adalah pembacaan Suara Anak Indonesia yang diwakili oleh anak-anak FAN./viva.co.id

LAINNYA

KOMENTAR DISQUS :

Top