Sabtu, 04 April 2020 |
Peristiwa

Pupuk Bersubsidi Langkah, KPPP Ingatkan Penyaluran Tepat Sasaran

Sabtu, 25 Maret 2017 06:28:42 wib

JAMBIDAILY PERISTIWA-Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KPPP) Kabupaten Merangin menengarai dan mengingatkan agar penyaluran pupuk bersubsidi tepat sasaran.

Kondisi ini terlihat dari masih ditemukannnya kelangkaan pupuk bersubsidi di tingkat petani di Kabupaten Merangin.

"Saya juga melihat adanya pengalihan peruntukan dengan modus pengantian karung kemasan pupuk bersubsidi. Masih adanya harga jual pupuk besubsidi melebihi harga eceran tertinggi yang ditetapkan Pemerintah,’’papar Sekda Merangin H Sibawaihi yang merupakan Ketua Komisi KPPP Merangin ini.

Dalam penyaluran pupuk bersubsidi ada rambu-rambu hukum yang harus dipedomani. Apalagi peraturan perundang-undangan terkait dengan peredaran pupuk dan pestisida telah diterbitkan.

"Melihat masih ditemukannya berbagai permasalahan, khususnya dalam distribnusi pupuk bersubsidi di Kabupaten Merangin, maka pengawasan pupuk harus dilaksanakan secara terkoordini,"ingatnya dalam Rakor KPPP baru ini, di Aula Bappeda Merangin.

Pengawasan terkoordinir itu antara pusat dan daerah serta antara instansi terkait. Oleh karena itu KPPP Kabupaten Merangin yang merupakan wadah koordinasi pengawsan antar instansi terkait harus kerja maksimal.

Dijelaskan sekda, pupuk dan pestisida merupakan sarana produksi yang sangat menentukandalampencapaian sasaran produksi pertanian. Oleh sebab itu, pupuk dan perstisida harus tersedia sesuai dengan prinsip enam tepat.

‘’Prinsip enam itu, tepat mutu, tepat jumlah, tepat jenis, tepat harga, tepat waktu dan tempat. Saya tambahkan satu lagi harus tepat sasaran. Jika pupuk tersakurkan dengan baik, hasil panen akan melimpah dan masyarakat akan sejahtera,’’terang Sekda.

Berbagai upaya jelas sekda, telah dilakukan Pemerintah dalam rangka membantu petani dalam mengembangkan usahanya. Pemerintah menyediakan pupuk bersubsidi, sehingga harga pupuk tersedia relatif lebih murah dan terjangkau oleh kemampuan modal petani.

Jumlah peredaran pupuk bersubsidi di Kabupaten Merangin, Urea sebanyak 3.303 Kg, ZA sebanyak 813,45 Kg, SP36 sebanyak 2.833,57 Kg, NPK sebanyak 5.279 Kg, Organik sebanyak 356,04 Kg, sehingga total keseluruhan mencapai 12.585.06 Kg.(*)


Laporan   : Teguh (HMS)

KOMENTAR DISQUS :

Top