Selasa, 19 Desember 2017 |
Peristiwa

Ramalan Kiamat Terbaru: Bumi Hancur dalam 7 Tahun

Selasa, 24 Oktober 2017 06:44:37 wib
Foto: Getty Images
JAMBIDAILY PERISTIWA - Ramalan terbaru tentang hari akhir menyebutkan, akan terjadi serangan nuklir dan bencana alam yang berlangsung selama tujuh tahun, dan dimulai tahun ini!
 
Adalah David Meade, peneliti ilmiah kenamaan, yang melontarkan teori tersebut. Menurutnya, orang-orang telah salah mengartikan kehancuran Bumi yang dipicu oleh kedatangan Planet X akan terjadi pada 23 September. Menurutnya, kejadian tersebut dimulai sejak Oktober.
 
Meade mengklaim, gempa bumi di Meksiko serta badai Irma dan Maria yang menghantam Kepulauan Karibia menjadi tanda awal kedatangan Planet X.
 
"Ini merupakan permulaan. Semenjak Great American Solar Eclipse pada 21 Agusus lalu, kita terus ditimpa oleh serangkaian bencana," ujarnya seperti dilansir The Sun, Senin (23/10/2017).
 
Meade pun percaya bahwa tanda-tanda spiritual akan muncul di langit pada 23 September ketika Bulan muncul dalam konstelasi Virgo. Lalu, pada 5 Oktober, Planet X akan muncul, lalu menutup matahari sekaligus menyelimuti Bumi dalam bayangan.
 
Menurutnya, kedua hal tersebut merupakan permulaan dari bencana tujuh tahun yang dimulai pada 21 Oktober. Ketika Planet X telah melintasi Bumi, hal tersebut akan membawa bencana alam seperti tsunami, gempa bumi, dan erupsi gunung berapi
 
Ia juga mengatakan bahwa sebuah asteroid bernama Wormwood, dengan diameter sepanjang tiga kilometer, akan menghantam Bumi dalam sebuah saat di dalam masa bencana tujuh tahun tersebut.
 
Selain itu, rangkaian tersebut juga akan melibatkan Amerika Serikat dan Inggris Raya melawan Rusia, China, Iran, dan Korea Utara dalam perang nuklir.
 
"Hal tersebut akan memicu bencana alam skala global dan mematikan aliran listrik di seluruh penjuru dunia. Masyarakat terus melakukan kerusuhan dan penjarahan," katanya.
 
Teori dari David Meade tersebut mendapat perhatian tersendiri dari NASA. Badan Antariksa Amerika Serikat itu menyebutkan dengan tegas bahwa teori mengenai Nibiru hanyalah hoax semata. 
 
"Nibiru tidak ada, jadi tidak akan ada tabrakan yang terjadi," kata NASA. "Jika Nibiru atau Planet X betul-betul ada dan bergerak ke arah Bumi, para ahli astronomi pasti telah melacaknya paling tidak sepuluh tahun lalu dan pasti akan terlihat dengan mata telanjang. Planet tersebut sudah jelas tidak ada."
 
Pernyataan NASA tersebut diamini oleh jurnalis kawakan Nick Pope. "Jika planet keduabelas itu benar-benar mengarah ke bumi, kita pasti sudah melihatnya sekarang," katanya.
 
Hal senada juga diungkapkan oleh Jim Green, Planetary Science Division Director NASA. "Masih terlalu dini untuk menyebut dengan pasti adanya Planet X," ujarnya.
 
Planet X, atau Nibiru, pertama kali disebut pada 1976 dalam sebuah buku karya Zecharia Stchin yang berjudul The 12th Planet. Ia menggambarkan planet tersebut sebagai rumah dari alien kuno bernama Annunaki, yang mengaku menciptakan ras manusia.
 
 
 
(jsn/rou)/detik.com

KOMENTAR DISQUS :

Top