Minggu, 24 September 2017 |
Wisata & Budaya - Advetorial

Ratusan Peserta Ikuti Napak Tilas Jejak Pahlawan di Merangin

Senin, 02 Mei 2016 20:46:57 wib
Bupati Merangin H Al Haris melepas peserta napak tilas jejak Pahlawan di Merangin

JAMBIDAILY ADVETORIAL-Ratusan peserta dari Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi mengikuti napak tilas jejak pahlawan untuk mengenang para pahlawan dalam menentang penjajah dan sebagai rangkaian peringatan hari pendidikan nasional, 2 Mei 2016.

"Jangkat sampai ke Batang Asai adalah daerah gudangnya emas. Makanya penjajah tertarik menduduki wilayah ini. Untuk mengenang para pahlawan yang menentang penjajah itu, hari ini kita lakukan napak tilas jejak pahlawan,’’ungkap Bupati Merangin H Al Haris, saat melepas peserta napak tilas, Senin 02 Mei 2016, di lapangan bola Desa Muaramadras Kecamatan Jangkat.

Pada kesempatan itu, bupati membacakan sambutan Gubernur Jambi H Zumi Zola yang menegaskan, napak tilas dapat menjadi salah satu wadah membangkitkan semangat perjuangan, mentransformasi nilai-nilai kepahlawanan kepada seluruh komponen masyarakat.

Khususnya lanjut bupati, kepada generasi muda sebagai penerus tongkat estafet kepemimpinan di masa yang akan datang. Nilai-nilai nasionalisme, parsatuan dan kesatuan, semangat kerja keras, pantang menyerah yang telah dicontohkan para pejuang, diharapkan dapat ditanamkan, dikuatkan dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Hal ini pula hendaknya yang menjadi sepirit dan roh dalam mengisi pembangunan Provinsi Jambi. Para pejuang telah membuktikan, meski hanya dengan kondisi yang serba terbatas dan kekurangan, namun semangat juang mampu melumpuhkan lawan.

‘’Perjuangan yang panjang itu akhirnya mencapai puncaknya pada Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945. Sekarang ini tinggal kita mengisi kemerdekaan tersebut dengan mambangun daerah,’’papar Bupati.

Sebelumnya terkait peringatan Hari Pendidikan Nasional, membacakan pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Anies Baswedan, menyampaikan, hari pendidikan nasional dirayakan sebagai hari kesadaran tentang pentingnya kualitas manusia.

‘’Presiden Jokowi menggariskan bahwa Indonesia akan menjadi bangsa yang disegani dunia dan akan berhasil dalam berbagai kompetisi era global jika tingginya kualitas manusianya,’’sampai Bupati.

Salah satu dukungan yang perlu diberikan kepada anak-anak adalah memastikan bahwa apa yang mereka pelajari saat ini adalah apa yang memang mereka butuhkan untuk menjawab tantangan jamannya
.
Untuk itu bupati minta kepada para guru agar serius dalam mendidik muridnya. Pada usia pendidikan dasar inilah bupati minta kepada para guru memberikan banyak ilmu agama kepada para murid.

‘’Pada usia pendidkan dasar, anak-anak belum terkontaminasi berbagai pengaruh, sehingga pendidikan agama harus ditanamkan sejak usia tersebut. Jika SMA, anak-anak sudah banyak pikiran lain, main game, main motor, pacaran, sehingga tidak fokus lagi,’’terang Bupati.

Usai upacara, bupati menyerahkan tiga unit sepeda motor untuk para kepala sekolah yang tugas di pelosok desa.

Tujuannya agar para kepala sekolah semakin serius mengurus pendidikan untuk anak-anak dipelosok desa.
Upacara tersebut diikuti ratusan siswa Sekolah Dasar, Selolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, para guru, dan puluhan anggota Korpri di yang bertugas di kawasan Kecamatan  Jangkat dan Jangkat timur. (jambidaily.com/HMS/TEG)

KOMENTAR DISQUS :

Top