Selasa, 15 Oktober 2019 |
Kesehatan & Olahraga

Rebut Ketum KONI Jambi, Ini Peta Dukungan Dua Kandidat

Jumat, 23 Oktober 2015 21:47:15 wib

JAMBIDAILY OLAHRAGA-Dari hasil tim verifikasi penjaringan perebutan kursi Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi periode 2016 - 2020, dua kandidat, H. AS. Budianto SE MM dan H. Indra Armendaris SH, dinyatakan lolos verifikasi, Jumat (23/10).

Sesuai persyaratan, calon Ketum KONI Provinsi Jambi harus mengantongi minimal tujuh surat dukungan dari pengurus cabor, pengurus KONI kabupaten/kota dan pengurus organisasi fungsional KONI. Budianto dan Indra sama-sama memenuhi syarat tersebut.

Dari hasil verifikasi tim penjaringan, Budianto Ketum KONI Provinsi Jambi periode 2012 - 2016 mengantongi 29 surat dukungan, sedangkan Indra yang kini menjabat Ketua Umum Asprov PSSI Jambi membawa 10 surat dukungan.

Dukungan untuk Budianto sebagian besar diberikan oleh pengurus cabang olahraga (cabor). Tercatat 22 pengurus cabor, seperti taekwondo dan panahan, memberi kepercayaan pada Budianto untuk melanjutkan program Merpati Emas. Dia juga didukung oleh tujuh KONI kabupaten/kota.

Sementara itu, dukungan untuk Indra Armendaris datang dari delapan pengurus cabor, satu KONI kabupaten dan satu organisasi fungsionaris KONI. Indra mendapat dukungan dari cabor tarung drajat, sepakbola, renang, panjat tebing, biliar, wushu, angkat berat dan ikatan motor.

Ketika memeriksa berkas masing-masing calon saat verifikasi, tim penjaringan yang diketuai oleh DR. Sukendro M.Kes AIFO mendapati empat surat dukungan terhadap Budianto yang gagal administrasi.

Misalnya, surat dukungan dari Pengprov FORKI yang hanya ditandatangani oleh Ketua Harian, Sabrianto. Selain itu ada surat dukungan yang tidak ditempeli materai. Namun begitu, kekeliruan administrasi itu tidak menggugurkan hak pilih mereka.

“Itu hanya kesalahan administrasi saja. Hak pilih mereka tetap ada. Memang dalam ketentuannya surat dukungan harus ditandatangani langsung oleh ketua umum cabor, KONI kabupaten/kota atau ketua organisasi fungsional. Tandatangan dan stempel harus basah,” jelas Sukendro.

Untuk diketahui, pada pemilihan Ketum KONI Provinsi Jambi, Nopember mendatang, ada 56 suara yang akan diperebutkan, termasuk suara dari pengurus KONI provinsi dan pusat. Merujuk kesana, berarti masih ada 15 pemilik suara yang tidak menyerahkan surat dukungannya.

Secara matematis, peluang Budianto melanjutkan kepemimpinannya di KONI Provinsi Jambi sangat besar. Dengan mengantongi 29 surat dukungan, dia akan sulit dikalahkan oleh Indra Armendaris. Apalagi, jika 15 pemilik suara yang tidak menyerahkan dukungan ke tim penjaringan memberikan suaranya pada Budianto.

“Melihat peta kekuatan yang ada sekarang, bisa jadi Pak Budianto nanti menang secara aklamasi. Mungkin saja pengurus cabor yang lain tidak menyerahkan surat dukungannya karena ingin melihat peluang dulu ,” kata sumber di KONI Provinsi Jambi yang minta namanya tidak ditulis.(jambidaily.com/*)


Editor: Hery FR

 

KOMENTAR DISQUS :

Top