Sabtu, 20 April 2019 |
Hukum

Satnarkoba Polres Tanjabtim Kembali Tangkap 1 Orang Diduga Bandar Narkoba di Desa Lambur Luar

Kamis, 24 Januari 2019 21:25:54 wib

JAMBIDAILY TANJABTIM - Satnarkoba Polres Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), kamis (24/1) kembali menangkap satu orang diduga bandar narkoba di Desa Lambur Luar, Kecamatan Muara Sabak Timur.

Dengan berbekal informasi dari masyarakat, Satnarkoba Polres Tanjabtim langsung melakukan penyelidikan dan pengembangan alhasil, G (27) warga Dusun Negara, Desa Lambur Luar diamankan berserta barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu.

Kapolres Tanjabtim, AKBP Agus Desri Sandi, S. IK, MM melalui Kasat Narkoba AKP Mukhlis Gea, SH dikonfirmasi mengatakan, setelah mendapat informasi dari masyarakat yang mengatakan di Desa Lambur Luar sering terjadi transaksi narkotika jenis sabu. Timnya langsung melakukan pengintaian di lokasi.

"Sehari setelah mendapat informasi itu, besoknya kita langsung melakukan penyelidikan dan pengintaian di Desa Lambur Luar, kurang lebih dua jam kami berhasil mengamankan pelaku atas nama G," kata Gea kepada jambidaily.com kamis (24/1/2019).

Setelah Satnarkoba melakukan penggeledahan, dibadan pelaku polisi menemukan 8 paket kecil yang diduga narkotika jenis sabu. Barang haram tersebut, disembunyikan didalam kotak rokok yang disimpan pelaku didalam saku celana.

"Dan 5 paket lainnya ditemukan di dalam kotak permen warna biru dimana kotak permen tersebut berada di dalam kotak rokok yang ditemukan disobekan kursi sofa rumah pelaku,"ujarnya.

Untuk penyelidikan lebih lanjut, pelaku beserta barang bukti dibawa ke Mapolres Tanjabtim. Adapun barang bukti yang diamankan Satnarkoba Polres Tanjabtim yaitu, 8 paket kecil narkotika jenis sabu, 2 buah kotak rokok, 1 buah alat hisab sabu (bong) yang terbuat dari tabung kaca.

Selain itu ada, 1 pirek yang terbuat dari kaca,1 buah pipet air mineral, 1 buah sendok sabu yang terbuat dari pipet air mineral, 1 buah jarum, 1 buah korek api warna biru, 1 buah dompet warna merah,1 buah kotak permen warna biru, dan 1 unit handphone lipat warna putih.

Pelaku dikenakan pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 ancaman hukuman paling singkat 4 tahun penjara.

 

Penulis : Hendri Rosta
Editor : Hendry Noesae

KOMENTAR DISQUS :

Top