Selasa, 11 Desember 2018 |
Wisata & Budaya

Sekda: Festival Kopi Internasional untuk Angkat Kepariwisataan Jambi

Minggu, 25 November 2018 22:14:14 wib

JAMBIDAILY KULINER, Wisata - Malam Apresiasi Pesona Wisata Jambi 2018 di Jambi Town Square (Jamtos) terselenggara sebagai upaya menghargai serta meningkatkan kepariwisataan dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Drs.H.M.Dianto, M.Si, Sabtu (24/11/18) malam. 

Sekda terlebih dahulu menyerahkan penghargaan dengan Kategori Daerah Tujuan Wisata Kreatif dan Inovatif, yang diterima oleh Kelompok Sadar Wisata yang mandiri Popdarwis Rawa Bento, Popdarwis Lubuk Penyengat. Kategori Event Pariwisata Kreatif dan Inovatif pada Syah Nusantara Grup, Forum Film Jambi, sedangkan Lifetime Achievment diberikan untuk Junaidi T. Noor, yang diterima oleh anaknya. 

Imbas kepariwisataan dapat merambah pada sektor ekonomi kreatif dimana setiap unsur terlibat didalamnya sebagai contoh bidang usaha transportasi, perhotelan, usaha kuliner, objek destinasi, museum, biro perjalanan dan lain sebagainya, yang mendatangkan penghasilan dan cukup menjanjikan. "Mohon dukungan tarhadap ajang Festival Kopi Internasional 2019 dan ini sudah disetujui anggarannya," ungkap Sekda. 

Kegiatan tersebut diselenggarakan langsung pada daerah penghasil kopi di Kota Sungai Penuh atau Kabupaten Kerinci. "Diupayakan ada lomba barista dan sosialisasinya minta bantuan Kementerian Pariwisata. Mudah-mudahan penikmat kopi bisa ikut memetik di kebun kopi, lalu ikut jadi baristanya," ujar Sekda. 

Sekda menyampaikan, di Provinsi Jambi terdapat jenis kopi arabika, robusta, termasuk kopi liberika yang dihasilkan pada dataran rendah. "Kopi bisa dipasarkan ke berbagai negara, saat ini kopi Kerinci sudah ada pembeli dari Seattle  Amerika, rata-rata sudah mengirim 3 sampai 5 ton per bulan, malahan beberapa waktu yang lalu baristanya hadir bersama kita pada saat kegiatan 1000 cangkir kopi di Kayu Aro," kata Sekda. 

Sekda menjelaskan bahwa Festival Kopi tidak hanya untuk kopi, tetapi juga akan berimbas pada hotel, kuliner juga tersentuh dengan kegiatan yang akan dilaksanakan tahun 2019 nanti.

Kasubbag Hukum dan Kepegawaian Sekretariat Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran 1 Kementerian Pariwisata, Harry Sastrawan,S,IP,M.Si, menyampaikan, keberadaan pariwisata di suatu daerah dapat meningkatkan perekonomian dengan kemasan, promosi ,serta masyarakat setempat  yang sadar wisata dapat menjadikan suatu daerah sebagai tujuan wisata yang menyenangkan. "Kementerian (Pariwisata) mendukung upaya promosi daerah dengan kemasan serta inovasi bidang pariwisata," kata Harry. 

Ketersediaan alam yang indah didukung fasilitas hotel, restoran, masyarakat sadar wisata, kreativitas, faktor promosi memanfaatkan teknologi informasi juga media sosial merupakan beberapa upaya yang harus menjadi perhatian untuk kemajuan dunia kepariwisataan Jambi. (Raihan/edit: Mustar, foto: Mulyadi, video: Ardi/Humas Pemprov Jambi).

 

KOMENTAR DISQUS :

Top