Jumat, 20 Juli 2018 |
Politik

Sekda: Pemilu 2019, 30 Persen Perwakilan Perempuan Harus Terpenuhi

Jumat, 19 Mei 2017 11:44:35 wib
Sekda Merangin Sibawaihi

JAMBIDAILY POLITIK-Perwakilan perempuan sebanyak 30 persen dari jumlah kursi yang direbutkan di DPRD Merangin, pada pemilihan umum (Pemilu) 2019 harus terpenuhi, sehingga ada perwakilan perempuan di Dewan.

Hal tersebut ditegaskan Sekda Merangin H Sibawaihi saat membuka acara sosialisasi undang undang politik, bagi kalangan perempuan di Aula Hotel Family In, Jumat (19/5).

‘’Sudah empat kali Pemilu, perwakilan perempuan 30 persen di dewan belum pernah terpenuhi. Kedepan saya mengharapkan harus ada perwakilan perempuan yang duduk menjadi anggota DPRD Merangin,’’ujar Sekda.

Sekda mengakui tidak tahu secara pasti mengapa perwakilan perempuan 30 persen di dewan tersebut, belum juga bisa terpenuhi. Apakah para perempuan Merangin itu tidak kompak atau saling menyimpan kecemburuan sosial.

Padahal lanjut sekda, bila ada perwakilan perempuan di Dewan, tentu hak-hak perempuan itu akan diperjuangkan. Diakui sekda, selama ini hak anggaran untuk perempuan itu mengalir begitu saja, tanpa ada yang memperjuangkan di dewan.

Untuk itu sekda mengajak seluruh perempuan Merangin mengatur kekuatan dan kekompakan, agar bisa mendudukan perwakilannya di Dewan. Namun demikian, sekda mengingatkan kalau perempuan itu tetap perempuan.

‘’Jangan pula nanti mentang-mentang sudah menjadi anggota Dewan, suami tidak dihargai dan lupa atas kondratnya sebagai ibu rumah tangga. Jadi harus bisa menempatkan tugas pokok dan fungsinya. Layani suami dengan baik,’’pinta Sekda.

Acara sosialisasi sosialisasi undang undang politik bagi kalangan perempuan tersebut, diikuti sekiar 80 orang peserta. Para peserta itu berasal dari berbagai organisasi wanita di Merangin.

Diantaranya peserta berasal dari Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Merangin, Dharma Wanita, PKK, Persit, Bhayangkari dan Aliansi Perempuan Merangin (APM).

Sementara itu Mukti Sa’id dari perwakilan dari Kesbangpol Provinsi Jambi mengharapkan, dengan digelarnya  sosialisasi tersebut dapat meningkatkan parsisipasi perempuan dalam Pilkada dan Pemilu mendatang.

‘’Jadi pembelajaran undang undang politik bagi perempuan ini, juga bertujuan memancing agar bisa terpenuhinya 30 persen perwakilan perempuan di DPRD Mrangin, pada Pemilu 2019 mendatang,’’terang adik almarhum Ridhuan mantan Sekdin PU Merangin tersebut.(*)

Laporan    : Teguh (HMS)

 

KOMENTAR DISQUS :

Top