Senin, 22 April 2019 |
Hukum

Sempat Heboh, Imigrasi Jambi Bantah Penahanan Li Yan WNA Asal China

Jumat, 01 Februari 2019 16:58:23 wib
Lim Song Kok/Foto: jambidaily.com/Hendry Noesae

JAMBIDAILY HUKUM - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jambi membantah informasi tentang penahanan Li Yan (56) Warga Negara Asing (WNA) asal China namun adalah pemeriksaan kelengkapan dokumen dan paspor.

Berdasarkan kronologis pada press release (Kamis, 01/02/2019) yang disampaikan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jambi, Heru Santoso Ananta Yudha, bahwa pada (Sabtu, 26/01/2019) Pukul: 10.00 wib menerima Informasi terdapat satu orang asing memasuki sebuah rumah di wilayah Kampung Manggis, Jelutung kota Jambi.

Lantas pukul: 10.30 wib petugas imigrasi melakukan pengecekan dengan memeriksa dokumen keimigrasian berupa paspor dan visa serta wawancara terhadap kegiatan yang bersangkutan. Hasilnya didapat data bahwa Lelaki bernama Li Yan Warga negara China, Lahir di Guangdong 9 Desember 1962 dengan nomor paspor EE9878318 dan masa berlaku 21 Desember 2018 s.d 20 Desember 2028.

"yang bersangkutan ditemukan di kampung manggis di sebuah rumah, bukan kita tangkap, kalau ditangkap berarti harus sesuai aturan dan hukum pidana. Kita hanya minta keterangan saja dari yang bersangkutan, dia dibawa ke kantor kita untuk diperiksa," Jelas Heru Santoso Ananta Yudha dihadapan awak media.

Dalam proses pemeriksaan, Li Yan didampingi pengacara bernama Yosua Situmeang dari Lim Song Kok, warga yang tinggal di Jambi dan seorang penerjemah atas nama Amran. Hal itu tertuang dalam berita acara pemeriksaan (BAP), lalu diketahui Li Yan memegang visa kunjungan (30 hari), masuk melalui Bandara Soekarno Hatta, tanggal 23 Januari 2019 yang berlaku hingga 21 Februari 2019. 

Pada (Minggu, 27/01/2019) kepala seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian melakukan klarifikasi kepada Lim Song Kok selaku pihak pengundang. Lim Song Kok, mengakui bahwa dia ada hubungan keluarga dengan Li Yan dan mengundang datang guna melihat-lihat kota Jambi.

"Kami tidak menemukan adanya dugaan pelanggaran terhadap Li Yan baik keimigrasian maupun pelanggaran pidana lainnya, sehingga dilakukan pengembalian paspor. Serta yang bersangkutan pada (Senin, 28/01/2019) telah kembali pulang ke negara asalnya, itupun sudah kami cek di data perlintasan bahwa dia tidak ada lagi di Indonesia," Terang Heru Santoso Ananta Yudha.

"Kami membebaskan, artinya bukan karena kami tangkap. Namun, kami melepaskan kembali yang bersangkutan karena hanya sebagai wisatawan biasa. Terkait pemberitaan dia kami tangkap lalu hilang, itu kami tidak tahu, beberapa teman-teman media mengutip dari mana," Pungkasnya menambahkan.

Sementara itu, Lim Song Kok saat dijumpai wartawan seusai Press Release dihadapan awak media mengakui bahwa Li Yan masih ada hubungan keluarga dengannya.

"Dia keluarga saya, kami masih ada hubungan saudara. Saya mengundang dia untuk melihat-lihat kota Jambi," Tuturnya singkat.


(Hendry Noesae)

KOMENTAR DISQUS :

Top