Selasa, 19 Juni 2018 |
Peristiwa

Sering Kebakaran, Ini Kata Bupati Merangin

Kamis, 23 April 2015 19:09:17 wib

JAMBIDAILY BANGKO-Setelah di kawasan SMP Negeri 4 Merangin, kebakaran hebat  kembali terjadi di Kota Bangko. Kali ini dua rumah pribadi dan bedeng lima pintu di Bukit Aur Bangko ludes dilalap ‘si Jagomerah’.

Api yang berkobar begitu cepat, terlihat menjilat-jilat langit Kota Bangko sehingga dalam tempo sekitar dua jam rumah dikawasan padat penduduk itu nyaris rata dengan tanah.

Bupati Merangin H Al Haris yang mendengar kabar terjadinya kebakaran, Rabu (22/04) tersebut, langsung menghubungi pemadam kebakaran dan menuju ke lokasi. Di lokasi kebakaran bupati ikut memadamkan api, mengarahkan petugas pemadam.

"Akhir-akhir ini banyak masyarakat lengah terhadap bahaya api. Saya minta kepada masyakat jika berpergian jangan lupa mematikan sumber api, seperti kompor, listrik dan sumber api lainnya,’’kata Bupati, kemarin.

Selain itu diakui bupati kalau Kabupaten Merangin secara keseluruhan masih sangat minim hidran-hidran air, terutama di daerah pemukiman yang padat penduduk, baik di Kota Bangko, Rantau Panjang, Pamenang dan daerah lainnya.

Kondisi itu membuat mobil pemadam kebakaran harus mondar-mandir mencari air yang jaraknya cukup jauh dari lokasi kebakaran.

 ‘’Nanti kita minta PDAM untuk memperbanyak hidran air di pemukiman padat penduduk,’’terang Bupati.

Sedangkan jumlah mobil kebakaran yang ada saat ini jelas bupati, dianggap kurang. Idealnya tegas bupati, Pemkab Merangin memiliki 10 unit mobil pemadam kebakaran yang ditempatkan di beberapa wilayah.

Sambil terus membantu memadamkan api, bupati minta kepada ketua RT 16 Kelurahan Pematang Kandis Bangko mendata para keluarga korban kebakaran. Jika jumlah warga korban kebakarannya banyak, perlu didirikan dapur umum.

‘’Tolong Pak RT cari rumah kosong untuk tempat mengungsi para keluarga korban kebakaran ini. Nanti baju seragam sekolah dan buku-buku akan diberikan, sehingga anak-anak korban kebakaran tetap bisa sekolah,’’ujar Bupati.

Pada kebakaran yang terjadi mulai sekitar pukul 12.30 Wib tersebut, terdata sekitar tujuh kepala keluarga. Diantaranya keluarga Nurdianto, M Dalin, Ajisman, Rinaldi, Lina Ijal, Isap dan Ijus. (jambidaily.com/HMS/TEG)

KOMENTAR DISQUS :

Top