Rabu, 22 November 2017 |
Politik

Sidak Pembangunan Pasar Talang Banjar, Ini Catatan Komisi III DPRD Kota Jambi

Rabu, 25 Januari 2017 17:08:42 wib
Logo DPRD Kota (google.co.id)

JAMBIDAILY POLITIK-Memastikan pembangunan pasar Talang Banjar berjalan dengan baik, Komisi III DPRD Kota Jambi melakukan Inspeksi Mendadak.

Dari hasil Sidak, Selasa (24/01/2017) tersebut, Komisi III mencatat beberapa kekurangan yang perlu mendapat perhatian dan perbaikan dari pengerjaan proyek yang dibiayai APBD dan APBN tersebut.

"Ada beberapa bagian pasar yang perlu diperbaiki dan dikejar agar pembangunan selesai tepat waktu, diantaranya penambahan keramik untuk bagian lantai, juga perbaikan di beberapa titik,"papar Ketua Komisi III DPRD Kota Jambi, Junedi Singarimbun SE kepada awak media.

Dicontohkannya, tangga yang dinilai kurang kokoh, juga lantai bawah yang terlihat tergenang air serta kondisi keramik pada lapak pedagang juga banyak yang lepas.

Hal lain yang menjadi catatan komisi III, gantungan untuk dagangan seperti daging dan sayuran juga kurang kokoh. Kondisi taman yang baru di bangun juga sudah terlihat retak.

”Kita melihat kondisi riil di lapangan. Ada beberapa kekurangan yang sudah kita koordinasikan dengan pihak Dinas PU dan Disperindag sebagai pihak pengelola. Supaya nantinya sebelum dilaunching, agar kondisinya baik. Jangan sampai ada masalah nantinya,”ingat Politisi PDIP ini.

Junaidi menambahkan untuk kekurangan yang ada agar bisa di kerjakan secepat mungkin. Sehingga pihaknya berharap agar pasar yang dibangun dengan dana sebesar Rp17 Miliar dari APBD dan Rp6,7 Miliar dari APBN tersebut bisa segera di gunakan.

“Kami minta agar bulan 10 nanti bisa di launching sehingga pedagang bisa berjualan disini,” ujarnya.

Kedepan, pihaknya akan melakukan hearing dengan pihak dinas PU, disperindag dan Dinas lingkungan hidup untuk membahas pembangunan pasar talang banjar.

“Kita juga ingin memastikan kepada pihak BLH untuk masalah limbahnya. Jangan sampai limbah ini nantinya menjadi masalah. Kita tidak ingin ini terjadi sehingga kita minta agar sebelum launching, dipastikan limbahnya tidak akan mengganggu masyarakat,”pungkasnya.(*/adv)

KOMENTAR DISQUS :

Top