Senin, 19 November 2018 |
Nasional

Sinergitas Ormas Dalam Mencegah Berkembangnya Paham Radikal Melalui Media Sosial

Rabu, 29 Agustus 2018 06:54:19 wib

JAMBIDAILY.COM - Ganzwan International Collage (GIC) melaksanakan kegiatan acara dengan tema Sinergitas ormas dalam mencegah berkembangnya paham radikal melalui media social. Acara diselenggarakan salama tiga hari mulai Senin sd Rabu 27-29 Agustus 2018 di Golden Harves Jambi.

Ketua panitia Tri Imam Munandar, S.H., M.H. dalam sambutan menjelaskan bahwa Sekarang kita berada di era milenial dimana jaringan internat dan media social bisa dengan mudah di akses oleh semua kalangan masyarakat. Penggunaan internet dan media social kearah yang positif sangat bermanfaat bagi masyarakat seperti untuk pendidikan, promosi wisata, perdagangan online, dsb.

Namun penyalahgunaan media social untuk menyebarkan berita negative, ujaran kebencian pada kelompok tertentu, mengadu domba kerukunan antar umat beragama, menjelek-jelekkan kelompok yang lain dan menyebarkan hoax juga banyak terjadi, hal ini harus menjadi perhatian serius jangan sampai social media dijadikan alat saling serang antar organisasi, suku, ras dan agama dan hal lain yang dilarang oleh undang-undang.

Menghadapi pemilu serentak 2019, rawan terjadi gesekan antar kelompok pendukung pasangan calon presiden maupun calon legislative, untuk itu perlu pelatihan bagi simpul-simpul masyarakat untuk tidak mudah terprofokasi isu-isu negative dan mampu memahami dan serta menjaring mana informasi yang baik dan yang buruk. Peserta yang hadir perwakilan dari 14 Ormas OKP di Provinsi Jambi : BADKO HMI, PKC PMII, GMNI, GMKI, Pemuda Muhamadiyah, IMM, KOPIPEDE, PWI, IWO, AJI, SAPMA PP, KNPI, GP dan Ansor.

Sedangkan direktur GIC Bahren Nurdin saat membuka acara ini mengatakan bahwa tujuan kegiatan sinergitas ormas ini adalah menjelaskan etika dan aturan hukum bermedia social yang terdapat dalam UU No. 19 Tahun 2016 jo UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sehingga peserta mampu mengidentifikasi dan mewaspadai berbagai berita hoax yang beredar di masyarakat yang berupaya memecahbelah persatuan bangsa serta Menguatkan Kapasitas pemuda untuk cerdas bermedia social, menangkal berita hoax dan lebih banyak mengunggah berita-berita kegiatan positif yang mampu mempererat persatuan anak bangsa dan kerukunan antar umat beragama.

Narasumber yang hadir mematik diskusi adalah dari Pusat Kajian Sosial Politik FIsipol Unja seperti Mochammad Farisi, LL.M., Firmansyah Putra, M.H, Bunga Permatasari, Citra Darminto, M.M. Dori Efendi, S.IP., M. Soc., Sc., Ph.D.(JAMBIDAILY.COM)

KOMENTAR DISQUS :

Top