Kamis, 21 Maret 2019 |
Hukum

Sinwan SH: Intelijen Harus Berikan Rasa Aman

Selasa, 13 Oktober 2015 00:19:37 wib
ilustrasi (google.co.id)

JAMBIDAILY BATANGHARI-Bupati Batanghari, Sinwan SH, kegiatan intelijen sejatinya dapat memberi rasa aman bagi masyarakat.

"Komunitas Intelijen Daerah (Kominda) memiliki konstribusi yang sangat positif, terciptanya suasana yang kondusif, keamanan dan ketentraman masyarakat di bumi serentak bak regam kabupaten batanghari,"harapnya.

Potensi ancaman dan ganguan terhadap penyelengaraan tugas-tugas pemerintah dan pembangunan bisa saja terjadi. Dimana masyarakat dengan mudah terhasut dan terbawa arus dengan informasi-informasi yang belum jelas kebenarannya yang berakhir pada tindakan anarkis yang akan memakan korban jiwa, harta benda dan menghancurkan hasil-hasil pembangunan.

"Untuk itu perlu dan pentingnya peningkatan tugas-tugas Kominda kedepan sebagai forum komunikasi dan koordinasi unsur intelijen dan unsur-unsur pimpinan daerah di kabupaten batanghari"Kata Sinwan, saat membuka Rakor koordinasi intelijen daerah (rakor Kominda), kamarin, di ruang pola BPLS yang turut dihadiri Kepala Kominda Provinsi Jambi Brigjen Polisi Dwi Haryanto bersama unsur TNI, POlRI, Kejari, ormas, tokoh masyarakat serta undangan lainnya.

Menurut Sinwan, potensi yang perlu dicermati dan diawasi adalah soal konflik perbatasan baik provinsi, kabupaten kota maupun desa, kelurahan dan pendirian rumah ibadah.

Pada Era reformasi telah melahirkan banyak peluang dan sekaligus tantangan, dengan kebebasan itu pula aliran atau kelompok yang menyuarakan pemikiran, paham dan aktifitas yang bertentangan dengan kaidak dan syariat islam juga dengan leluasa dan bergerak serta berkembang ditengah masyarakat.

"Kepada seluruh peserta Rakor agar selain mewaspadi beberapa persoalan tersebut diatas komunikasi intelijen daerah harus mewaspadai kemungkinan adanya kempanye terselubung, terkait semakin dekatnya jadwal pelaksanaan Pilkada 2015 khususnya pelaksanaan kampanye.

"Kominikaasi Intelijen melalui jaringan yang sudah terbentuk diharapkan dapat mendeteksi terhadap konflik sosial, SARA dan lainnya."

Rasa aman dan nyaman yang merupakan kebutuhan dasar manusia akan terwujud, bila koordinasi kita berjalan dengan baik.

"Karena itu peran aparat seperti kasi trantib kecamatan dan kelurahan sangat besar terutama melakukan deteksi dini terhadap berbagai kejadian dan permasalahan yang timbul di daerah. Perlu tindakan cepat dan tepat, segera laporkan dan koordinasi dengan aparat terkait, baik TNI maupun Polri sehinga setiap permasalahan dapat segera diantisipasi,"himbaunya.

Sementara itu rakor Kominda yang digelar di ruangpola BPLS diikuti oleh berbagai unsur diantaranya TNI, POlRI, Kejari, ormas, tokoh masyarakat serta undangan lainnya.
Rakor Kominda sendiri dihadiri langsung oleh kepala Kominda Provinsi Jambi Brigjen Polisi Dwi Haryanto.

Sekedar inforamsi, sebagaimana dikutip dari laman id.wikipedia.org, Komunitas Intelijen Daerah disingkat dengan KOMINDA, merupakan suatu wadah pada daerah tingkat I dan II yang diperuntukan bagi Komunitas Intelijen di daerah untuk dapat saling bertukar data dan informasi.

Didalam Komunitas ini anggotanya terdiri dari berbagai unsur intelijen di daerah tingkat satu dan dua, diantaranya Intel Polres, Intel Kodim, Intel Kajari, Intel Badan Intelijen Negara, dan Eselon III/IV serta Staf pada daerah-daerah tersebut.(jambidaily.com/RED)

KOMENTAR DISQUS :

Top