Selasa, 19 Desember 2017 |
Peristiwa

Siti Mendapatkan Bantuan dari Sekolah Relawan, setelah Kejadian Tragis Suaminya Tewas Dibakar Massa

Minggu, 06 Agustus 2017 03:26:49 wib
Siti Zubaidah dan Tim Sekolah Relawan/Photo: FB @BayuGawtama

JAMBIDAILY PERISTIWA-Setalah kejadian Tragis pada Selasa (02/08) yang lalu, seorang Pria tewas dikeroyok dan dibakar massa karena dituduh mencuri Amplifier Mushola, Istrinya Siti Zubaidah (25) dan anak yang tinggal di Kampung Jati, Desa Cikarang Kota, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat tersebut mendapatkan simpati dari Masyarakat luas.

Salah satunya dari Sekolah Relawan, Sekolah Relawan berdiri tanggal 13 januari 2013. Diinisiasi oleh Bayu Gawtama (Gaw), seorang yang sudah sangat berpengalaman dan dikenal dalam dunia relawan kemanusiaan. Dibantu oleh Dony Aryanto dan Roel Mustafa Sekolah Relawan akhirnya menjadi sebuah lembaga kemanusiaan yang fokus terhadap edukasi kerelawanan dan pemberdayaan masyarakat. Dua kata terakhir tadi menjadi bukti nyata kerja-kerja kerelawanan.

Berikut Tulis Bayu Gawtama di akun Facebooknya, Kemarin (Sabtu,05/08)

Tarik nafas dulu... berkali-kali, sebelum menulis ini.
Abaikan dulu perdebatan dan simpang siur berita bahwa alm. Muhammad Al Zahra (30 tahun) maling atau hanya korban tuduhan. Yang kita bicarakan ini seorang manusia loh ya, bukan (maaf) hewan atau makhluk lainnya. Manusia, beneran manusia.

Coba deh bantu jawab pertanyaan anak korban ke ibunya, "Abi kemana, mau sholat bareng Abi..."

Anak korban, Muhammad Alif Saputra (4 tahun), setiap hari diajak sholat ke masjid. Sekarang Abinya sudah nggak ada. Ada yang bisa bantu jawab ke Saputra?

Siti Zubaedah (25), saat ini juga sedang mengandung anak kedua (usia kandungan 7 bulan). Coba lihat wajahnya difoto, duh nggak kuat deh.

Yang juga tak kalah sedihnya, ibu korban, yang sejak anaknya meninggal dengan cara mengenaskan, belum mau buka suara sedikitpun. Trauma berat.

Menurut cerita isterinya, MA hari itu sebelum berangkat sempat mencium tangan ibunya dan minta doa agar dilancarkan rejekinya. Ibu mana yang tak menangis, anaknya pulang dalam kondisi hangus?

Tim SDR Sekolah Relawan siang ini (5/8), mendatangi kediaman keluarga MA, di Kampung Jati, Cikarang Utara, untuk menyampaikan simpati dan bantuan awal untuk bekal hidup keluarga maupun untuk biaya persalinan nanti.

InsyaAllah, setelah ngobrol panjang. Ada harapan dari isteri MA untuk punya usaha kecil di rumah guna menanggung ekonomi keluarga. Rencana, kami akan membantu keluarga ini membuka usaha kios/toko di rumahnya.

Mohon doa dan dukungan para sahabat semua.

Mau ikut bantu? Colek aja Tedy Riansyah (0856 1455 106) dan 08111191916 www.sekolahrelawan.com

Sumber: Facebook @Bayu Gawtama

KOMENTAR DISQUS :

Top