Kamis, 24 Mei 2018 |
Suaro Wargo

Siti Mulyani: Tahan Egomu!, Ini Dampak Perceraian Bagi Psikologi Anak

Kamis, 17 Mei 2018 13:32:17 wib
ilustrasi

JAMBIDAILY SUARO WARGO - Di dalam Teori Ekologi Bronfenbrenner, perkembangan anak dipengaruhi oleh orang-orang yang berada di lingkungan sekitarnya. Konteks sosial dalam perkembangan salah satunya adalah keluarga yang bercerai. Perceraian memiliki dampak negatif, terutama pada psikologi anak. Menurut Leslie (1967), reaksi anak terhadap perceraian tergantung pada penilaian terhadap perkawinan orang tua mereka serta rasa aman di dalam keluarga tersebut.

Diketahui bahwa, lebih dari separuh anak yang berasal dari keluarga yang tidak bahagia menganggap perceraian orang tua mereka adalah yang terbaik. Tapi sebaliknya, anak yang berasal dari keluarga yang bahagia menyatakan kesedihan dan bingung terhadap perceraian orang tua mereka. Leslie (1967) mengemukakan bahwa anak-anak yang orang tuanya bercerai sering hidup menderita, khususnya dalam hal keuangan maupun emosional mereka yang tidak stabil. Mereka merasakan kehilangan rasa aman di dalam keluarga. Selain itu, anak akan merasa malu dan menjadi bahan ejekan bagi teman sebayanya akibat dari perceraian tersebut.

Oleh karena itu, tidak jarang mereka berbohong dengan mengatakan bahwa orang tua mereka tidak bercerai. Bahkan mereka menghindari pertanyaan-pertanyaan tentang perceraian orang tua mereka. Anak memiliki perasaan tidak aman (insecurity), tidak diinginkan atau ditolak oleh orang tuanya yang pergi, sedih, kehilangan, merasa bersalah dan terus menyalahkan dirinya sendiri.

Perilaku yang mereka tunjukkan akibat dampak perceraian orang tua mereka bermacam-macam. Ada yang suka mengamuk, menjadi kasar, menjadi pendiam, tidak lagi ceria, tidak suka bergaul, sulit berkonsentrasi dan tidak berminat pada tugas sekolah sehingga prestasi di sekolah menurun drastis.

Jika perceraian masih menjadi pilihan atau jalan keluar bagi orang tua. Ingatlah ! anak juga akan menjadi korban atas tindakan perceraian yang akan di pilih. Untuk itu hindarilah keegoisan yang akan memberikan dampak negatif pada psikologi anak.

...

Penulis Artikel
Nama: Siti Mulyani
Fakultas: Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (Universitas Islam Negeri Jambi
Prodi: Matematika, Semester II

 

 

 

*isi/sumber/referensi dari Artikel sepenuhnya menjadi tanggung jawab Penulis

KOMENTAR DISQUS :

Top