Jumat, 21 September 2018 |
Wisata & Budaya

SKK Migas - PetroChina Bersinergi Dengan Pemerintah Dalam Pengembangan Hutan Kota

Rabu, 29 Agustus 2018 22:04:16 wib

JAMBIDAILY MUARASABAK - PetroChina International Jabung Ltd bersama Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), melaksanakan kegiatan launching penanaman hutan kota yang dipusatkan di Kelurahan Rano, Kecamatan Muara Sabak Barat, Tanjabtim pada Rabu (29/8).

Pihak Management PetroChina yang hadir pada kesempata itu, Setiyanto Aji Prahoro Spesialis Dukungan Bisnis SKK Migas, Wahyu Gunanto Permit Matter Manager PetroChina, Slamet Supriyanta Field Manager PetroChina Jabung dan Tirta Negara Permit Matter Superintendent PetroChina.

Dihadiri, Plt Gubernur Jambi, Fachrori Umar, Bupati Tanjabtim, Romi Hariyanto, Kapolres Tanjabtim, AKBP Marinus Marantika Sitepu, dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tanjabtim.

Slamet Suprianta selaku Field Manager PetroChina Jabung dalam sambutanya mengatakan, sebagian wilayah kerja PetroChina selain berada di wilayah tanah masyarakat atau Areal Peruntukan Lain (APL), juga berada di wilayah kawasan hutan.

"Kegaiatan ekplorasi dan eksploitasi di wilayah hutan tersebut telah memiliki 30 izin pinjam pakai kawasan hutan {IPPKH},"kata Slamet Rabu (29/8/2018).

Sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku bahwa setiap kegiatan yang dilakukan di kawasan hutan harus memiliki izin pinjam pakai kawasan hutan dari Kementrian Kehutanan RI. IPPKH sendiri merupakan izin, yang diberikan untuk menggunakan kawasan hutan untuk kepentingan pembangunan di luar kegiatan kehutanan tanpa mengubah fungsi dan peruntukan kawasan hutan.

"Dan salah satu konsekwensi dengan adanya izin pinjam pakai kawasan hutan tersebut, PetroChina mempunyai kewajiban untuk melakukan rehabilitasi daerah aliran sungai di hutan lindung gambut Sungai Londrang itu ada seluas 493 Hektar dan untuk dihutan kota ini seluas 40 hektar,"jelasnya.

Ia sangat mengapresiasi adanya konsep pembangunan hutan kota tersebut, yang tentunya sangat positif dimana nantinya dapat berfungsi sebagai hutan edukasi, wisata serta riset. Apalagi ,hutan yang akan dikembangkan tentunya menyangkut masalah spesies kayu yang pernah dimiliki oleh hutan alam Tanjabtim.

"Misalnya, ketika orang mau melihat kayu jenis ramin, meranti, merbau atau jenis lainya tentu akan ditemukan dihutan kota tersebut,"terangnya.

Mengingat hal itu, PetroChina berinisiasi dan bersinergi dengan Pemerintah Tanjabtim untuk melaksanakan kegiatan penanaman pohon. Kegiatan ini secara simbolis dilaksanakan di kawasan hutan kota di kelurahan rano dan HLG Sungai Londrang di Kelurahan Teluk Dawan, Kecamatan Muara Sabak Barat.

"Kami berharap, dengan adanya kegiatan penanaman pohon di kawasan hutan kota ini sehingga tercapai pembangunan berkelanjutan yang mencakup tiga lingkup kebijakan yaitu pembangunan ekonomi, pembangunan sosial, dan perlindungan lingkungan,"jelasnya lagi.

Penulis : Hendri Rosta
Editor : Hendry Noesae

KOMENTAR DISQUS :

Top