Sabtu, 17 November 2018 |
Wisata & Budaya

Soal Dermaga Halte Desa Bakti Idaman, Ini Kata Dishub Tanjabtim

Selasa, 16 Oktober 2018 17:56:26 wib

JAMBIDAILY TANJABTIM - Keberadaan Halte sungai di Dusun Barokah, Desa Bakti Idaman, Kecamatan Mendahara, yang dikeluhkan oleh warga seperti yang diberitakan sebelumnya mendapat respon dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim). 

Pihak Dishub Tanjabtim membantah jika bangunan Halte tersebut terlalu jauh ke tengah dan membahayakan aktivitas pengguna trasfortasi air. 

"Kalau melihat kondisi sungai yang cukup lebar itu, sama sekali tidak berbahaya," kata Kepala Dishub Tanjabtim, Yan Rizal, melalui Kabid Lalu Lintas, Rizaldi (15/10).

Dijelaskanya, sebelum mengusulkan ke Kementrian, pihaknya telah menyusun perencanaan. Dalam tahap perencanaan sudah ada tahapan-tahapan yang diikutkan, seperti meminta informasi dari warga. 

"Kita berharap halte ini dibuat bisa dimanfaatkan dalam kondisi apapun, baik itu dalam kondisi air surut terendah maupun kondisi pasang tertinggi. Kalau dikatakan terlalu jauh ke tengah, itu tidak. Karena itu batas terendah air ketika air surut," jelasnya. 

Namun diakui Rizaldi, ada kekurangan dalam pengusulan pembangunan Halte tersebut, yakni dari sisi penerangan maupun rambu-rambunya. 

"Tahun 2018 ini Dinas Perhubungan menganggarkan untuk rambu peringatan dan rambu petunjuk. Dan kami juga berharap, semoga ditahun depan ini juga bisa dimasukkan anggaran untuk lampu penerangan Halte menggunakan solar sel," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, warga sekitar mengeluhkan dengan posisi Halte sungai terlalu menjorok ke tengah. Selain itu juga, Halte sungai tersebut tidak dilengkapi dengan fasilitas penerangan secara permanen, sehingga dikhawatirkan dapat memicu terjadinya kecelakaan.


Penulis : Hendri Rosta
Editor : Hendry Noesae

 

Berita Terkait:
Bangunan Dermaga Halte di Mendahara Dinilai Terlalu Ketengah Sungai

KOMENTAR DISQUS :

Top