Sabtu, 18 Agustus 2018 |
Wisata & Budaya

Sttt....Diduga Ada Bisnis ‘Esek-esek’ Berkedok Salon

Minggu, 22 November 2015 19:47:42 wib
Ilustrasi (google.co.id)

JAMBIDAILY BANGKO-Sejumlah warga Kota Bangko Kabupaten Merangin, mengaku resah karena sering terdengar adanya dugaan bisnis ‘esek-esek’ dengan kedok Salon, tempat refleksi dan perawatan tubuh.

Dari penelusuran jambidaily.com,  sejumlah warga kota Bangko, mengaku, mengetahui keberadaan bisnis prostitusi berkedok usaha salon, pijat refleksi dan perawatan tubuh.

"Masih ada kok di Bangko ini, ada salon dan layanan pijat yang cuma kedok saja. Kalau cocok dan sepakat, bisa langsung ‘eksekusi’ ditempat,” ungkap HR, warga kota Bangko, saat dibincangi, Minggu (23/11).

Bahkan Dia mengaku sering menggunakan jasa ‘plus-plus’ yang di tawarkan di tempat tempat tersebut.

"Biasanya disitu ada disediakan tempat seperti kamar-kamar,”tuturnya.

Senada, warga lainnya, FN, menceritakan, biasanya ‘negosiasi’ antara pelanggan dengan penyedia layanan "plus plus" ini dilakukan pada saat si pelanggan menggunakan jasa selayaknya pegawai salon.

‘’Waktu menggunting rambut atau perawatan lainnya, biasanya mereka pegawai yang berprofesi ganda itu menawarkan jasa plus plusnya,”sebutnya.

Sebagai Kota yang masih menjunjung budaya, adat dan agama, kondisi ini membuat warga merasa resah dan khawatir dengan pertumbuhan generasi muda Merangin.

"Kami sangat khawatir, kalau ini dibiarkan saja maka kita khawatir akan merusak generasi muda kita,” ujar warga lainnya.

"Selain itu, kan tidak semua salon seperti itu. kasihan pengusaha salon yang benar benar bersih dari hal begituan, jadi ikut tercoreng namanya,”ingat parubaya ini.

Dia sangat berharap, agar pihak berwenang tanggap dalam menyikapi kondisi ini.

"Satpol PP dan Kepolisian seharusnya mengambil tindakan penertiban bila menemukan hal seperti ini,” harapnya.

Sebelumnya, Bupati Merangin Al Haris, membenarkan jika dirinya juga sudah mendapatkan informasi penyalagunaan izin usaha oleh oknum pengusaha salon yang tidak bertanggung jawab.

‘’Saya sudah berkali-kali menegur dan meningatkan kepada pihak Satpol PP untuk rutin turun melakukan pengecekan langsung kelapangan,” tegas H Al Haris.

Dia juga minta para penegak Perda ini melakukan pengecekan Izin Operasional serta SITU dan SIUP setiap tempat usaha yang ada di Merangin.

"Lakukan pengecekan izin operasional salon-salon, panti pijat serta hotel-hotel, yang berhubungan dengan SITU dan SIUP. Termasuk juga adanya indikasi negatif yang dilakukan disana. Saya juga berharap Kepolisian melakukan razia untuk membersihkan Pekat di Merangin ini,”tandas Bupati.(jambidaily.com/NZR)

KOMENTAR DISQUS :

Top