Rabu, 20 Juni 2018 |
Wisata & Budaya

Sudah Tau tentang Keris Siginjai,? Ini Dia Keris Raja Jambi yang Bersejarah Itu

Rabu, 23 Agustus 2017 12:38:48 wib
Duplikat Keris Siginjai/Photo: jamberita.com

JAMBIDAILY SEJARAH/WISATA-Museum Siginjai menggelar pameran senjata tradisional, salah satu koleksinya adalah Keris Siginjai, seperti apa sejarahnya,?

Laman jamberita.com melansir, Staf Museum Siginjai Bagian Bimbingan dan Publikasi Dinas Budaya dan Pariwisata Provinsi Jambi Irzal mengatakan pameran bersama museum sejarah Sumatra ini memperkenalkan tentang perkembangan sejarah dan budaya.

Salah satunya senjata tradisional seperti keris. "Tentang perkembangan dan sejarah budaya sejata tradisional yang ada di Sumatra termasuk, Jambi yaitu keris Siginjai merupakan lambang pemerintah yang memilik nilai lebih," kata Irzal saat ditemui Jamberita.com, Rabu (23/8/2017).

Irzal menjelaskan keris singinjai dahulu  dipakai pada masa orang Kayo Hitam. Dialah raja Jambi yang pertama mengangkat keris dan memerintah pada tahun 1500 - 1515 Masehi dan diwasiatkan oleh raja raja berikutnya.

"Kalau mereka tidak memegang keris, berarti dia dianggap tidak syah. Terakhir itu yang memegang Keris itu Sultan Thaha Saifuddin yang meninggal pada tahun 1904 di Betung Besaran Kabupaten Muaro Tebo," terang Irzal.

Sementara untuk senjata senjata tradisional lainya seperti misalnya Pedang Parang itu hampir sama dengan daerah daerah lain,  hanya saja yang membedakan itu motifnya.

Secara individu, sebuah keris bersarung gayaman gagang yang terbuat dari kayu, yang terukir dengan motif katak duduk dengan posisi tangan yang membelit pada badan dan berukir selut diberi permata 8 butir dan email hitam dan hijau.

Dan wilayahan terdapat dua buah jalinan perak yang bersatu, rangka gayaman terbuat dari kayu pendok emas diberi hiasan motif salur daun spiral dan bunga pada bagian dalam pendok.

Pangkalnya di sudut lancip berisi motif, salur daun dan bunga pada ujung pendok bagian dalam terdapat hiasan motif lidah api, wilahan dengan bagian yang lengkap pada emas cecak diberi hiasan motif bunga dan daun serta kepala Garuda berbadan singa, bentuk kalah raksasa di depannya kalajengking semua hiasan berlapis emas.

 

 


Sumber: jamberita.com
Editor: Hendry Noesae

KOMENTAR DISQUS :

Top