Selasa, 19 Februari 2019 |
Pendidikan & Teknologi

Tabligh Akbar HUT ke-69 Merangin, K H Lohot: Pagari Desa dari Perbuatan Maksiat

Sabtu, 29 Desember 2018 10:08:05 wib

JAMBIDAILY MERANGIN-Pagari dan bentengi desa dari berbagai perbuatan maksiat, karena perbuatan tersebut bisa menghancurkan seluruh negeri. Jika Allah SWT telah berkehendak, dalam waktu sekejab saja semua jadi hancur.

 

Hal tersebut ditegaskan K H Lohot Hasibuan pada ceramahnya di Masjid Baitul Makmur Jumat sore (28/12), yang dihadiri Bupati Merangin H Al Haris, Wabup H Mashuri, Pjs Sekda H Hendri Maidalef dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

 

Acara Tablik Akbar dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Merangin ke-69 itu, dibanjiri ribuan jemaah dari berbagai penjuru Kabupaten Merangin.

 

Ditegaskan ustadz kondang Provinsi Jambi tersebut, percuma Pemerintah membangun sebuah wilayah dengan dana ratusan miliar rupiah dan dalam waktu yang cukup lama.

 

Semua itu lanjut K H Lohot, akan hancur seketika manakala Allah SWT berkehendak dengan bencana yang diturunkan. Untuk itu cegahlah perbuatan maksiat yang merusak moral bangsa.

 

‘’Makanya lakukanlah shalat berjemaah setiap lima waktu di masjid-masjid maupun di mushola-mushola di setiap desa dan kota. Percayalah, baik Kepala OPD, pedagang dan semua golongan lainnya akan hancur bila tidak shalat,’’ujar KH Lohot.

 

Pada kesempatan itu, K H Lohot banyak memuji berbagai program yang telah diluncurkan Bupati H Al Haris. Diantaranya bupati telah menyelenggarakan Festival Anak Yatim, yang sama sekali belum pernah diadakan dimanapun.

 

‘’Kagus saya sama bupati. Saya baca di koran saat menyerahkan santunan anak yatim itu Bapak Bupati sempat menagis, mengelus kepala anak yatim. Benar siapa lagi kalau bukan kita yang menyantuni mereka,’’jelas K H Lohot.

 

Sementera itu bupati membenarkan kalau seluruh wilayah harus dibentengi dari perbuatan maksiat. Caranya dengan mempertebal keimanan masyarakat. Untuk itu berbagai program keagamaan di luncurkan bupati.

 

Dalam waktu dekat bupati akan meluncurkan program Gerakan Subuh bagai anak-anak. Seluruh pelajar harus Shalat Subuh berjemaah dan langsung mengikuti pengajian padi di masjid-masjid dan mushola-mushola terdekat dengan rumahnya.

 

‘’Gerakan Subuh ini akan kita mulai pada 03 Januari 2019. Jadi nanti masing-masing pelajar mempunyai buku kegiatan ini, sehingga pendidikan agama itu tidak hanya didapat dari sekolah, tapi juga masjid dan mushola,’’terang Bupati.

 

Selain itu, bupati juga telah meluncurkan program satu kecamatan satu Havidz Quran, sehingga kedepannya imam-imam di masjid dan mushola merupakan Havidz Quran. Mengingat Merangin gudangnya Pesantren, bupati juga luncurkan bantuan.(teguh/humas)

KOMENTAR DISQUS :

Top